Dark/Light Mode

Piala Dunia 2026

Argentina Vs Inggris: Ini Murni Sepakbola, Bukan Politik

Senin, 13 Juli 2026 06:05 WIB
Para pemain Timnas Argentina. (Foto : FIFA)
Para pemain Timnas Argentina. (Foto : FIFA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan duel melawan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 tidak boleh dibumbui sentimen politik maupun sejarah.

Menurutnya, laga di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serisikat, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB, hanyalah pertarungan dua tim terbaik yang sama-sama memburu tiket ke final.

Scaloni memilih mengesampingkan rivalitas panjang kedua negara yang kerap dikaitkan dengan Perang Falkland atau Malvinas. Fokusnya hanya membawa Albiceleste melangkah ke partai puncak.

Baca juga : Argentina Singkirkan Swiss, Tantang Inggris di Semifinal

"Ini pertandingan sepak bola. Kita akan memainkan pertandingan sepak bola melawan tim nasional hebat yang memiliki pelatih hebat yang sangat saya hargai dan kagumi," ujar Scaloni, seperti dikutip The Guardian, Senin (13/7/2026).

Perang Falkland adalah konflik bersenjata antara Inggris dan Argentina yang berlangsung selama 74 hari, dari 2 April hingga 14 Juni 1982, memperebutkan kedaulatan atas Kepulauan Falkland di Samudra Atlantik Selatan.

Argentina memastikan tempat di semifinal setelah menundukkan Swiss 3-1 lewat babak perpanjangan waktu. Sementara Inggris melangkah ke empat besar usai mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1.

Baca juga : Spanyol Vs Prancis, Rekor Mentereng Bikin Matador Pede

Duel Argentina kontra Inggris memang selalu menyita perhatian. Kedua tim memiliki sejarah panjang di Piala Dunia, mulai dari kemenangan Inggris pada 1966, gol legendaris "Tangan Tuhan" Diego Maradona pada 1986, hingga saling mengalahkan pada edisi 1998 dan 2002.

Penyerang Argentina Jose Manuel Lopez mengakui pertandingan ini memiliki makna historis yang besar. Namun, ia memastikan seluruh pemain akan tetap mengedepankan profesionalisme.

"Jelas, di luar empat garis lapangan, ini adalah pertandingan yang memiliki banyak sejarah, banyak rasa sakit, dan banyak hal di baliknya," kata Lopez.

Baca juga : Bellingham Borong 2 Gol, Inggris Singkirkan Norwegia

"Namun, kami profesional. Kami akan memainkannya seperti yang kami mainkan di setiap pertandingan, hingga detik terakhir, seperti yang kami tunjukkan malam ini, memberikan segalanya," lanjutnya.

Sebagai juara bertahan, Argentina bertekad mempertahankan gelar dan kembali menembus final, meski perjalanan mereka menuju semifinal diwarnai sejumlah laga yang berlangsung sengit dan penuh kontroversi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.