Dark/Light Mode

Caffino Srikandi Merdeka Cup Jadi Ajang Uji Kemampuan Timnas Putri U-16

Rabu, 29 Juli 2026 16:06 WIB
Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono (kanan), Anggota Exco PSSI Vivin Cahyani Sungkono (tengah), dan Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria Soegiono (kiri) saat menghadiri jumpa pers Caffino Srikandi Merdeka Cup di Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).
Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono (kanan), Anggota Exco PSSI Vivin Cahyani Sungkono (tengah), dan Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria Soegiono (kiri) saat menghadiri jumpa pers Caffino Srikandi Merdeka Cup di Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Turnamen sepak bola putri internasional Caffino Srikandi Merdeka Cup akan digelar pada 14–23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Ajang yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bekerja sama dengan PSSI ini akan diikuti tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.

Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono mengatakan turnamen tersebut menjadi puncak rangkaian Women's Soccer Trilogy 2026 setelah sebelumnya digelar MilkLife Soccer Challenge All Stars dan HYDROPLUS Soccer League All Stars.

Mengusung tema Girls, Goals, Glory, turnamen ini menjadi wadah bagi talenta-talenta muda hasil pembinaan berjenjang untuk menguji kemampuan di level internasional.

"Kami ingin terus membangun fondasi prestasi sepak bola putri Indonesia melalui pembinaan yang berkesinambungan. Women's Soccer Trilogy 2026 merupakan satu jalur pembinaan yang saling terhubung. Dari proses tersebut kami menjaring 56 pemain terbaik sebelum akhirnya tim pelatih menetapkan 46 atlet untuk memperkuat dua tim. Mayoritas pemain merupakan hasil talent scouting HYDROPLUS Soccer League yang sebelumnya juga melalui proses pembinaan sejak MilkLife Soccer Challenge," ujar Teddy dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Indonesia akan menurunkan dua tim, yakni Garuda Pertiwi yang ditangani Timo Scheunemann dan Putri Nusantara di bawah arahan Takumi Taniguchi. Kedua tim menjalani pemusatan latihan pada 24 Juli hingga 11 Agustus di Kudus dan Pati sebagai bagian dari persiapan menghadapi turnamen.

Baca juga : 15 Tahun Berdiri, AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Menurut Teddy, keputusan menurunkan dua tim bertujuan memberi kesempatan lebih luas kepada pemain muda untuk merasakan atmosfer pertandingan internasional.

"Kami sengaja menyiapkan dua tim dengan kualitas yang kompetitif agar semakin banyak pemain mendapatkan pengalaman bertanding internasional. Kami berharap keberhasilan Timnas Putri Senior menjuarai Piala AFF Putri 2026 menjadi penyemangat bagi mereka. Apalagi turnamen ini berlangsung bertepatan dengan HUT ke-81 Republik Indonesia. Semoga para pemain mampu memberikan penampilan terbaik dan mempersembahkan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia," katanya.

Komitmen membangun ekosistem sepak bola putri usia muda juga mendapat dukungan dari Caffino sebagai title partner turnamen.

Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria, Soegiono, mengatakan kompetisi yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mencetak pesepak bola putri berprestasi.

"Savoria Group melalui Caffino bangga dapat menjadi bagian dari Srikandi Merdeka Cup. Kami percaya lahirnya atlet berprestasi tidak hanya bergantung pada pembinaan yang tepat, tetapi juga membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan sebagai ruang bagi para pemain untuk terus berkembang. Kami berharap Caffino Srikandi Merdeka Cup menjadi langkah penting untuk melahirkan lebih banyak talenta muda yang kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia," ujarnya.

Baca juga : Dan Burn Jadi Senjata Rahasia Timnas Inggris

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Vivin Cahyani Sungkono menyambut positif penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, ajang internasional ini menjadi kesempatan berharga bagi pemain muda sekaligus bagian dari proses seleksi menuju Timnas Putri Indonesia U-17.

"Kami mengapresiasi komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation yang secara konsisten membangun pembinaan sepak bola putri dari level usia dini hingga kini menghadirkan turnamen internasional. Kesempatan bertanding melawan negara lain tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain. Turnamen ini juga menjadi salah satu ajang talent scouting dalam menyiapkan skuad Timnas Putri U-17 menuju Kualifikasi AFC U-17 2027. Semakin banyak pemain yang mendapatkan menit bermain di level internasional, semakin besar pula pilihan pemain berkualitas yang dapat diproyeksikan memperkuat Indonesia," kata Vivin.

Pelatih Kepala Garuda Pertiwi Timo Scheunemann mengatakan pemusatan latihan menjadi fase penting untuk membangun kekompakan tim sebelum turnamen dimulai.

"Seluruh atlet berkembang dengan sangat baik selama menjalani training center. Mereka mau belajar, cepat menyerap materi, dan menunjukkan semangat yang luar biasa di setiap sesi latihan. Bekal itu menjadi modal penting bagi kami untuk menghadapi tim-tim dari enam negara. Bermain di kandang sendiri tentu menjadi motivasi tambahan. Dengan persiapan yang sudah dilakukan, kami siap memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih gelar juara," ujar Timo.

Optimisme juga disampaikan salah satu pemain Garuda Pertiwi, Ayla Dva Khala Ahisma. Lulusan MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League itu mengaku bangga mendapat kesempatan membela Indonesia di turnamen internasional.

Baca juga : Lini Belakang Kunci Kesuksesan Timnas Prancis

"Rasanya bangga sekali bisa mendapat kesempatan mewakili Indonesia di turnamen internasional. Sebagian besar pemain sudah sering bertemu saat mengikuti MilkLife Soccer Challenge maupun HYDROPLUS Soccer League, jadi chemistry kami sudah cukup terbentuk. Sekarang kami tinggal memaksimalkan materi latihan agar bisa memberikan hasil terbaik untuk Indonesia," ujar pemain Cipta Cendikia FA yang juga menyandang gelar Best Player HYDROPLUS Soccer League All Stars 2025/2026.

Berdasarkan hasil undian yang digelar pada 23 Juli 2026, Grup A dihuni Garuda Pertiwi (Indonesia), Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. Sementara Grup B diisi Putri Nusantara (Indonesia), Thailand, Singapura, dan Yordania.

Juara dan runner-up masing-masing grup akan melaju ke babak semifinal dengan sistem gugur sebelum memperebutkan gelar juara pada partai final.

Selain trofi juara, panitia juga menyiapkan penghargaan individu bagi Best Player, Top Scorer, Best Goalkeeper, serta Team Fair Play. Turnamen menggunakan format pertandingan 11 lawan 11 dengan durasi 2x45 menit. Sebelum fase gugur, setiap hari akan digelar dua pertandingan, dengan hari istirahat pada 20 dan 22 Agustus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.