Dark/Light Mode

PSSI dan FIFA Perkuat Fondasi Sepakbola Indonesia

Minggu, 6 September 2026 18:52 WIB
Presiden FIFA Giovanni Vincenzo Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Foto : PSSI)
Presiden FIFA Giovanni Vincenzo Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Foto : PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PSSI terus memperkuat fondasi pembangunan sepak bola Indonesia melalui kolaborasi strategis bersama FIFA. Dukungan tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, pembinaan usia dini, pengembangan talenta hingga penguatan sepak bola wanita.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi dukungan FIFA yang dinilainya membantu mempercepat berbagai program pengembangan sepak bola nasional.

“Dalam beberapa tahun terakhir, program-program seperti FIFA Forward, Football for Schools, dan FIFA Arena telah memberikan kontribusi yang berarti untuk memperkuat ekosistem sepak bola kita, mulai dari infrastruktur dan pengembangan akar rumput hingga menyediakan akses yang lebih besar ke sepak bola bagi anak-anak dan masyarakat,” kata Erick, dikutip dari situs resmi FIFA.

Salah satu proyek utama adalah pembangunan Pusat Pelatihan Nasional PSSI di Ibu Kota Nusantara (IKN). Proyek di atas lahan seluas 34,52 hektar itu mendapat dukungan pendanaan USD 5,4 juta melalui Program FIFA Forward, ditambah investasi pemerintah Indonesia.

Baca juga : Hajar Australia, Garuda Muda Lolos Piala Asia 2026

Kawasan tersebut dirancang menjadi pusat pembinaan sepak bola nasional dengan berbagai fasilitas, termasuk stadion mini, kolam renang dan delapan lapangan sepak bola. Kehadirannya menjadi tonggak penting karena Indonesia untuk pertama kalinya memiliki National Training Centre yang dibangun khusus untuk pengembangan sepak bola nasional.

Komitmen PSSI memanfaatkan FIFA Forward juga mendapat pengakuan. Pada KTT Eksekutif Sepak Bola FIFA di Miami, Amerika Serikat, Juni 2025, PSSI meraih Penghargaan Emas FIFA Forward.

“Melalui FIFA Forward, kami telah memperkuat kapasitas operasional dan tata kelola yang baik, sementara Proyek Khusus FIFA Forward telah memberikan Indonesia sesuatu yang belum pernah kami miliki sebelumnya: Pusat Pelatihan Nasional pertama kami,” ujar Erick.

Di level akar rumput, Program FIFA Football for Schools telah menjangkau anak-anak di 38 provinsi. Pada Mei 2025, dua lapangan mini FIFA Arena juga dibuka di Jakarta dan memberikan akses sepak bola kepada sekitar 1.450 siswa.

Baca juga : IFG Synergy Day 2026 Bandung: Hidupkan Budaya, Perkuat Sinergi & Nilai Bersama

PSSI juga terus memperkuat sepak bola wanita melalui FIFA Women’s Football Development Programmes. Indonesia telah meluncurkan Strategi Sepak Bola Wanita pada 2024 dan terpilih sebagai salah satu dari tiga Asosiasi Anggota FIFA dalam Program Pemberdayaan Wanita dalam Olahraga FIFA-GIZ.

“Kami juga telah melihat kemajuan signifikan dalam sepak bola wanita,” kata Erick.

Kemitraan kedua pihak kini memasuki fase baru dengan kehadiran kantor FIFA di Jakarta. Indonesia akan menjadi pusat FIFA untuk kawasan yang mencakup 21 Asosiasi Anggota di Asia Tenggara dan Asia Timur.

“Bagi PSSI, kemitraan kami dengan FIFA lebih dari sekadar infrastruktur atau program individual. Ini tentang membangun fondasi yang kuat dan berkelanjutan untuk masa depan sepak bola Indonesia,” kata Erick.

Baca juga : Penerbangan Garuda Indonesia Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Ini 5 Faktanya

“Kami sangat berterima kasih kepada FIFA atas kemitraannya, kehadirannya yang berkelanjutan di Indonesia, dan atas kepercayaannya pada potensi sepak bola Indonesia,” tandasnya.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.