Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
MilkLife Festival SenengMinton 2026, Semai Kecintaan Bulutangkis Sejak Dini
Kamis, 24 September 2026 17:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Upaya mengenalkan olahraga bulutangkis sejak usia dini kembali dilakukan melalui MilkLife Festival SenengMinton 2026 di Magelang, Jawa Tengah. Sebanyak 480 siswa kelas 1 hingga kelas 3 dari 16 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Magelang dan sekitarnya ambil bagian dalam festival yang digelar di GOR Djarum Magelang, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife, serta didukung Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Jawa Tengah ini dikemas dalam bentuk permainan bernuansa bulutangkis yang interaktif dan menyenangkan.
Magelang menjadi kota kedua penyelenggaraan MilkLife Festival SenengMinton 2026 setelah Purwokerto pada April lalu. Festival tersebut selanjutnya menyambangi Solo pada 1 Oktober, Kudus pada 17-18 Oktober, dan Semarang pada 28 Oktober.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan, MilkLife Festival SenengMinton merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem bulutangkis sekaligus menjaga kesinambungan regenerasi atlet.
Menurutnya, pembinaan atlet berprestasi membutuhkan proses panjang yang perlu dimulai secara konsisten sejak usia dini. Karena itu, pengalaman pertama anak dengan bulutangkis harus dibuat menyenangkan agar muncul minat untuk terus berlatih.
“Kami ingin memastikan ekosistem bulutangkis Indonesia berjalan dengan baik. Regenerasi atlet berprestasi merupakan proses yang panjang sehingga harus dipersiapkan secara konsisten sejak dini,” kata Yoppy.
“Kami ingin terlebih dahulu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan agar siswa dapat mencintai dan berminat mendalami olahraga bulutangkis. Kami yakin ketika minat itu tumbuh, maka proses pembinaan dapat berjalan secara optimal yang bermuara pada lahirnya generasi atlet guna meneruskan tradisi prestasi bulutangkis Indonesia di level dunia,” sambungnya.
Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah Basri Yusuf menilai pendekatan jemput bola melalui MilkLife Festival SenengMinton memberikan dampak positif bagi proses pembinaan bulutangkis di tingkat akar rumput.
Menurut Basri, penjaringan bibit tidak hanya dapat mengandalkan klub. Sekolah dan orang tua juga memiliki peran penting dalam mengidentifikasi serta mengarahkan bakat anak untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
“Melalui MilkLife Festival SenengMinton potensi dan bakat calon atlet bulutangkis dapat teridentifikasi sejak dini dan diarahkan ke klub untuk mendapatkan pembinaan yang terstruktur,” ujar Basri.
Meski peserta tidak bertanding dalam format pertandingan bulutangkis, kata Basri, mereka tetap diperkenalkan dengan unsur fisik dan teknik dasar yang menjadi bagian dari proses pembinaan atlet dalam jangka panjang.
“Terlepas dari hal itu, support orang tua memang penting untuk perkembangan secara individu. Harapannya, MilkLife Festival SenengMinton menjadi sumber lahirnya bibit-bibit pebulutangkis yang nantinya melanjutkan pembinaan ke jenjang lebih tinggi,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, MilkLife Festival SenengMinton 2026 menggunakan sistem individu. Pemenang ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat dalam setiap kategori.
Seluruh permainan dirancang untuk mengasah kemampuan motorik, koordinasi, kelincahan, sekaligus mengenalkan teknik dasar bulutangkis.
Untuk kategori kelas 3, peserta harus menyelesaikan lima tantangan, yakni Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing The Shuttlecock, Service to Target, dan Zig Zag Run. Sementara peserta kelas 1 dan 2 mengikuti empat tantangan karena Service to Target tidak diberlakukan pada dua kategori tersebut.
Untuk kelas 1, setiap sekolah mengirimkan enam siswa yang terdiri dari empat putra dan dua putri. Kelas 2 diikuti 10 peserta dari setiap sekolah dengan komposisi enam putra dan empat putri. Sementara kelas 3 mengirimkan 14 peserta per sekolah, terdiri dari delapan putra dan enam putri.
Baca juga : PT Djarum dan Polytron Bangun 164 Rumah Layak Huni di Kudus
Menjaga Nyala Bulutangkis
Antusiasme siswa mengikuti festival bernuansa bulutangkis tersebut terus terjaga. Selama dua tahun penyelenggaraan di Magelang, MilkLife Festival SenengMinton telah melibatkan total 960 siswa kelas 1 hingga kelas 3 dari SD dan MI di Kota Magelang dan sekitarnya.
Salah satu sekolah yang kembali berpartisipasi adalah SD IT Ihsanul Fikri. Tahun ini, sekolah tersebut mengirimkan 30 siswa untuk mengikuti festival.
Guru Pendidikan Jasmani SD IT Ihsanul Fikri Mohamad Taufik mengatakan, MilkLife Festival SenengMinton menjadi pemicu semangat siswa untuk semakin mencintai bulutangkis. Ajang tersebut juga menjadi wadah bagi sekolah untuk mengukur hasil pembinaan melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Menurut Taufik, sejumlah siswa bahkan diarahkan untuk bergabung dengan klub bulutangkis agar kemampuan mereka dapat berkembang melalui latihan yang lebih terstruktur.
“Alhamdulillah siswa-siswi kami antusias mengikuti Festival SenengMinton. Bahkan kami harus melakukan seleksi mana yang tercepat dan terbaik, itulah yang kami kirim,” ujar Taufik.
Ia mengatakan, pengenalan bulutangkis melalui kegiatan tersebut turut membuat siswa yang sebelumnya tidak tertarik menjadi berminat menekuni olahraga tersebut.
“Dengan adanya perlombaan ini, yang tadinya tidak bisa, tidak tertarik, dan tidak senang dengan bulutangkis, akhirnya mereka berminat. Bahkan siswa kami ada yang masuk ke klub-klub yang ada di sekitar Kota Magelang untuk mengembangkan kemampuannya,” katanya.
Taufik menilai perkembangan siswa tahun ini menunjukkan pentingnya pengenalan olahraga sejak dini untuk membangun ketertarikan sekaligus daya juang.
Dari Juara Dua Jadi Juara
Semangat tersebut juga terlihat dari perjuangan Aliando Fahrein Sirait, siswa kelas 3 SDN Kemirirejo 1 Magelang. Setelah tahun lalu menjadi juara kedua, Aliando berhasil menjadi juara pertama kategori kelas 3 putra pada MilkLife Festival SenengMinton 2026.
Aliando menyelesaikan seluruh tantangan dengan catatan waktu 00:54.37. Setelah mengikuti festival tahun sebelumnya, ia semakin termotivasi menekuni bulutangkis dan bergabung dengan PB Jaya Agung sejak dua bulan lalu.
“Pas kelas 2 kemarin, aku juara 2. Tapi aku latihan terus sepulang sekolah dengan guru olahraga untuk persiapan ikut SenengMinton ini. Sekarang aku lebih cepat dan jadi juara,” kata Aliando.
Menurutnya, fokus dan rajin berlatih menjadi kunci untuk meningkatkan kemampuan.
“Kuncinya fokus dan rajin latihan. Lalu aku minta sama orang tuaku untuk masuk klub dan didukung. Aku diminta untuk melatih kaki dan power. Ke depannya, aku akan rajin berlatih bulutangkis sampai nanti bisa bertanding dan jadi juara terus,” ujarnya.
Dukungan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan Aliando. Sang ibu, Della Oktaviana Pratiwi, mengatakan MilkLife Festival SenengMinton menjadi titik balik bagi putra sulungnya untuk semakin serius berlatih dan bergabung dengan klub.
Baca juga : Jakarta Raya Hadirkan Juara Baru, Muhammadiyah Sapen Masih Dominan di DIY
“Setelah mengikuti MilkLife Festival SenengMinton tahun lalu, Aliando semakin termotivasi untuk berlatih. Kami sebagai orang tua terus menyemangati agar tidak mudah menyerah dan percaya akan kemampuannya,” ujar Della.
Menurut Della, perkembangan Aliando tidak hanya terlihat dari kemampuan bermain bulutangkis, tetapi juga dari mental dan semangat juangnya.
“Kami bangga karena bukan hanya tekad bermain bulutangkis yang berkembang, tetapi mental dan semangat juangnya untuk terus berusaha menjadi yang terbaik,” katanya.
Della juga mengungkapkan rasa haru melihat perkembangan putranya, terutama karena Aliando memiliki keterbatasan pada bagian kaki.
“Saya tidak menyangka Aliando menunjukkan perkembangan cukup bagus, apalagi dia memiliki kekurangan di bagian kakinya. Ini hasil kerja keras yang menggembirakan,” ucapnya.
Para pemenang MilkLife Festival SenengMinton 2026 di setiap kategori mendapatkan piala, uang pembinaan, serta hadiah dari sejumlah sponsor, yakni MilkLife, Dua Kelinci, Aice, Hundred, dan berbagai produk Savoria. Seluruh peserta dan guru yang berpartisipasi juga mendapatkan goodie bag dari sponsor.
Berikut daftar pemenang MilkLife Festival SenengMinton 2026 Magelang:
Kelas 1 Putra
Juara: Muhammad Rezvan Alfarizqi – SD Muhammadiyah 2 Alternatif – 00:42.46
Runner-up: Ibrahim Al Jauhary – SDN Kemirirejo 1 – 00:44.37
Semifinalis: Azki Abrisam Alfatih – SDN Rejowinangun Utara 4 – 00:44.42
Kelas 1 Putri
Juara: Ravania Adrena Delisha – SDN Kemirirejo 1 – 00:47.54
Runner-up: Rahmandisa Jayana Alkha Yudha – SDN Potrobangsan 2 – 00:47.70
Semifinalis: Almahyra Gia Prameshwari – SDN Kedungsari 5 – 00:48.93
Kelas 2 Putra
Baca juga : MilkLife Kolaborasi dengan Pokemon, Gelar Coaching Clinic Bersama Legenda Jepang
Juara: Mukhammad Uwais Alfaruqi Wibowo – SD Muhammadiyah 1 Alternatif – 00:49.36
Runner-up: Alvaro Braga Ariefiawan – SDN Kemirirejo 3 – 00:51.60
Semifinalis: Rajendra Xabumi Raffaxha Putra – SDN Kedungsari 5 – 00:54.60
Kelas 2 Putri
Juara: Maura Kanza Varisha – SDN Potrobangsan 2 – 00:53.31
Runner-up: Dewa Ayu Made Janneva Kayonna – SDN Magelang 6 – 00:54.60
Semifinalis: Dania Ayu Khairunnisa – SDN Kedungsari 5 – 00:55.56
Kelas 3 Putra
Juara: Aliando Fahrein Sirait – SDN Kemirirejo 1 – 00:54.37
Runner-up: Arshaka Zhafran Alkhalifi – SD IT Ihsanul Fikri – 00:56.89
Semifinalis: Daffa Khairan Maldini – SDN Kemirirejo 1 – 00:59.63
Kelas 3 Putri
Juara: Adzkiya Alesha Cahyaningarto – SD Muhammadiyah 1 Alternatif – 01:03.54
Runner-up: Keisha Aisyah Varisha – SDN Kemirirejo 1 – 01:03.66
Semifinalis: Felicia Caliana Kasih – SDN Magelang 6 – 01:04.24
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya