Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perkuat Penyuluh Pertanian, Amran-Tito Terbitkan Surat Edaran Bersama
- Kemenekraf Dorong Daya Saing Produk Lokal Lewat Workshop Sinergi Desain
- ILeague Kecam Kekerasan Terhadap Persib U-18 di Rest Area Batang
- Persib Kecam Penyerangan Rombongan EPA U18
- Man United Vs Atletico Madrid, Waspada Tren Positif Tuan Rumah
RM.id Rakyat Merdeka - Jurgen Klopp mulai menemukan wajah baru Timnas Jerman setelah melewati empat pertandingan sejak dipercaya menangani Die Mannschaft. Meski baru meraih satu kemenangan, Klopp menilai banyak perkembangan positif yang bisa menjadi modal penting untuk membangun kembali kekuatan Jerman.
Eksperimen Klopp menggunakan dua skuad berbeda dalam empat pertandingan UEFA Nations League cukup berhasil. Jerman mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang dan satu kekalahan. Hasil tersebut memang belum memuaskan, tetapi Klopp mendapat gambaran lebih jelas mengenai pemain yang mampu memberikan dampak.
Apalagi, Jerman baru saja melewati kekecewaan besar di Piala Dunia 2026. Karena itu, setiap perkembangan positif menjadi modal berharga untuk melakukan pembenahan.
Baca juga : Les Bleus Comeback, Prancis Tekuk Belgia 4-1
"Jika Anda mengatakan kepada saya seminggu lalu bahwa kami bisa memainkan babak pertama yang luar biasa seperti itu, saya tidak akan percaya," kata Klopp setelah Jerman bermain imbang 0-0 melawan Yunani.
Klopp juga terkesan dengan kemampuan anak asuhnya menerapkan strategi *counter-pressing*. Menurutnya, sekitar 90 persen penerapan strategi tersebut sudah berjalan sangat baik.
"90 persen *counter-pressing* kami luar biasa. Masalahnya adalah 10 persen sisanya, ketika semuanya bisa menjadi sedikit kacau. Tapi saya sangat terkesan dengan tim ini," ujarnya kepada RTL.
Baca juga : Italia Tekuk Turki, Naik ke Posisi Kedua Grup A1
Rotasi besar-besaran membuka kesempatan bagi sejumlah wajah baru. Menghadapi Serbia dan Yunani yang bermain bertahan, Jerman mampu menemukan solusi dan tampil lebih energik dibandingkan era Julian Nagelsmann.
"Kami telah memberikan beberapa sinyal bahwa kami mungkin bisa melakukan beberapa hal sedikit lebih baik dari yang orang pikirkan saat ini. Itulah sinyal yang kami inginkan. Kami ingin mengubah banyak hal dan membuatnya bergerak, dan kami sudah melihatnya," tutur Klopp.
Namun, posisi Jerman di Nations League masih mengkhawatirkan. Mereka tertinggal tiga poin dari Belanda dan Yunani. Dengan dua laga tersisa, Jerman harus memperbaiki ketajaman lini depan jika ingin menjaga peluang lolos ke perempat final.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya