Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Belanda ingin terus menguasai bola dan melakukan pressing selama 90 menit. Sementara Serbia optimis bisa membalaskan kekalahan.
Belanda kembali berhadapan dengan Serbia dalam lanjutan UEFA Nations League. Kali ini giliran Philips Stadion, Eindhoven, yang menjadi panggung pertarungan kedua tim, besok pukul 01.45 WIB.
Duel ini terasa seperti laga ulangan. Belanda baru saja mengalahkan Serbia 2-1 di Beograd pada 27 September lalu.
Baca juga : Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026, Semangat Dari Senior Menular Ke Garuda Muda
Kala itu, penyerang muda Mexx Meerdink menjadi pahlawan Oranje dengan mencetak dua gol. Luka Jovic sempat memperkecil ketertinggalan Serbia, tetapi Belanda mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Kini Serbia datang ke Eindhoven dengan misi membalas kekalahan tersebut. Masalahnya, Serbia juga baru saja kalah lagi. Mereka ditundukkan Jerman 0-2 pada 1 Oktober lalu. Hasil itu membuat Serbia belum mengoleksi satu poin pun dari tiga pertandingan Grup A2.
Sebaliknya, Belanda bermain imbang 2-2 melawan Yunani pada pertandingan yang sama. Oranje kini mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan.
Baca juga : Pratikno Pimpin 25 Anggota Wantimpres
Pelatih Belanda Xavi Hernandez mengakui timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. “Kami ingin terus menguasai bola dan melakukan pressing selama 90 menit,” kata Xavi.
Pelatih asal Spanyol itu juga meminta anak asuhnya lebih cepat dalam mengalirkan bola dan lebih baik dalam memanfaatkan ruang. Menurut Xavi, Belanda memang sudah menciptakan banyak peluang, tetapi efektivitas dan intensitas permainan masih perlu ditingkatkan.
Sebaliknya, Serbia memang berada dalam situasi sulit. Mereka kalah dalam tiga pertandingan Grup A2, masing-masing 1-2 dari Yunani, 1-2 dari Belanda, dan 0-2 dari Jerman. Pelatih Veljko Paunovic menilai timnya sebenarnya tampil lebih baik. “Kami sangat dekat untuk menemukan gol penyama,” ujar Paunovic.
Baca juga : Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Hakim Konstitusi Mau Istikharah
Belanda memiliki keuntungan bermain di kandang dan secara psikologis lebih percaya diri setelah mengalahkan Serbia beberapa hari sebelumnya. Namun, jadwal yang padat dan absennya Gakpo dapat membuat Xavi harus kembali mengandalkan kombinasi pemain muda, termasuk Meerdink.
Serbia sendiri membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang mereka di Grup A2. Karena itu, pertandingan diperkirakan berlangsung lebih terbuka dibanding pertemuan pertama. Dalam rekor pertemuan keseluruhan yang tercatat UEFA, Belanda unggul dengan 7 kemenangan berbanding 3 milik Serbia, sementara 1 pertandingan berakhir imbang. [GO]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya