Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gulat Dicoret Di SEA Games 2027, PGSI Hormati Keputusan Tuan Rumah
Jumat, 6 November 2026 18:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) Gusti Randa menghormati keputusan tuan rumah Malaysia mencoret sejumlah cabang olahraga pada SEA Games 2027.
Keputusan itu akan berdampak signifikan bagi Indonesia dalam perolehan medali, karena cabor yang dicoret adalah cabor unggulan, termasuk gulat.
"Tentunya kami kecewa, tapi PP PGSI tetap menghormati keputusan tuan rumah Malaysia," kata Gusti Randa di kantor PP PGSI di Jakarta, (6/11/2026).
Baca juga : Gulat Manurung Terpilih Jadi Presiden Koalisi Petani Sawit Dunia
Menurutnya, cabang gulat merupakan cabang langganan meraih medali di dua SEA Games terakhir. "SEA Games Kamboja, gulat mencetak 6 emas, 6 perak dan 2 perunggu. Sedangkan SEA Games Thailand menjadi juara umum kedua yaitu meraih 1 emas, 6 perak dan 3 perunggu," ungkap Gusti.
Dengan demikian, kondisi tersebut tentunya berimplikasi terhadap berkurangnya peluang Indonesia dalam meraih medali, sehingga perlu menjadi perhatian bersama, khususnya dalam penyusunan strategi pembinaan dan penetapan target prestasi nasional.
"PP.PGSI memandang keberadaan cabang olahraga gulat dalam ajang SEA Games sangat penting sebagai bagian dari kesinambungan pembinaan atlet nasional, peningkatan prestasi, serta persiapan menuju kejuaraan internasional yang lebih tinggi, termasuk Asian Games dan Olimpiade," katanya.
Baca juga : Ketum Apkasindo: Petani Diuntungkan Kehadiran Pabrik Sawit Tanpa Kebun
Selain itu, pencoretan ini tentu sangat mengecewakan, terutama para atlet yang sudah melaksanakan latihan berkesinambungan melalui training center. Untuk itu, PP PGSI berharap ada solusi agar atlet punya tolak ukur meraih prestasi.
"Kami sedang berkoordinasi dengan negara-negara yang menjadi peserta agar federasi gulat Asia untuk menggelar turnamen di waktu sama. Hal ini untuk mengisi kekosongan atlet yang sudah bekerja keras latihan," katanya.
Sebelumnya, tuan rumah Malaysia mengumumkan pencoretan sejumlah cabor dan nomor cabor. Cabor tersebut adalah gulat, catur, bulutangkis (nomor beregu putra dan putri), panjat tebing, dayung, voli pantai, jujitsu, kickboxing, bola tangan dan triathlon. Kepastian pencoretan tersebut disahkan dalam rapat Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEAGF) Executive Committee pada (30/10) lalu.
Baca juga : Bakti Kemanusiaan, PDBN, PGSI Bersama RSINU & Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis
SEA Games edisi ke-34 di Malaysia ini dipastikan hanya menyajikan 473 nomor dari 43 cabang olahraga. Jumlah tersebut dipangkas signifikan dibandingkan edisi SEA Games Thailand 2025 yang melombakan 573 nomor dari 50 cabor.
Sementara itu, Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menegaskan, penyusunan cabang olahraga idealnya memberikan ruang kompetisi yang proporsional dan adil bagi seluruh atlet di kawasan.
Penghapusan cabor berprestasi berpotensi mengganggu kesinambungan pembinaan atlet yang telah diinvestasikan dalam jangka panjang. "SEA Games merupakan pesta olahraga bersama negara-negara Asia Tenggara. Karena itu, penyusunan cabang olahraga dan nomor pertandingan idealnya mempertimbangkan kepentingan seluruh negara anggota, bukan hanya aspek penyelenggaraan tuan rumah," tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya