Click Here

Dark/Light Mode

Olimpiade Tokyo, Kevin/Marcus : Peluangnya Fifty-fifty

Rabu, 30 Juni 2021 09:38 WIB
Pasangan ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto : PBSI)
Pasangan ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto : PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasangan ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, terus mematangkan performa menuju Olimpiade Tokyo 2020. The Minions mengaku persiapan sudah mencapai 80 persen.

“Sekarang kami sudah mulai masuk ke latihan pola permainan, karena sudah dekat ke jadwal berangkat,” ujar Marcus saat ditemui Tim Humas dan Media PP PBSI, kemarin. “Masih harus ada peningkatan ke fokus dan lebih siap ke semua sisinya,” sambung Kevin.

Berita Terkait : Olimpiade Tokyo, Panahan Tambah Tiket Recurve

Berbicara persaingan, Marcus/ Kevin mengatakan, semua lawan mereka nanti berat. Apalagi dengan kondisi seperti sekarang. Kevin juga mengaku, belum tahu peta kekuatan seka- rang. Karena sudah lama tidak pertandingan.

“Kita tidak tahu lawan berkembang seperti apa. Jadi sebenarnya semua 50:50, sama-sama tidak tahu kekuatan masing-masing,” ungkap Kevin.

Berita Terkait : Olimpiade Tokyo, Marcus/Kevin Belum Puas 100 Persen

Sementara, Marcus bilang, semua lawan sama. Termasuk, dalam Olimpiade, tekanannya juga bakal berat. Apalagi di situasi pandemi Covid-19 seperti ini. “Turnamennya besar dan kami harus menjaga biar tidak kena. Kami juga tidak tahu kena atau nggaknya. Ya harus banyak berdoa biar dikasih keberuntung- an,” ucap Marcus.

Tidak ada pertandingan pemanasan yang kompetitif sebagai ajang uji coba, tidak membuat Marcus/Kevin pesimistis. Mereka yakin dengan menjalani latihan di pelatnas saja sudah cukup menjadi bekal untuk menghadapi Olimpiade. “Ya harus siap. Ada pertandingan sebelumnya atau tidak sama saja lah. Kita juga di sini latihan sudah seperti pertandingan. Lawannya seimbang dan bagus-bagus, kelasnya top level dunia,” kata Marcus.

Berita Terkait : Jelang Olimpiade Tokyo, PBSI Gelar Laga Simulasi Di Markas Pelatnas

Sebagai debutan Olimpiade, Marcus/Kevin mencoba tidak terlalu menggebu-gebu. Mereka selalu mengontrol ekspektasi. “Ini Olimpiade pertama saya. Jadi ya dinikmati saja, dijalani saja. Yang penting berusaha. Lawan terberat kan mengalah- kan diri sendiri dan saya tidak mau menyesal. Saya mau memberikan yang terbaik di setiap kesempatan,” tutur Kevin.

Olimpiade Tokyo 2020 di- helat 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang. Tim bulutangkis Indonesia akan bertolak lebih awal ke Jepang untuk proses aklimatisasi, tepatnya 8-18 Juli di Prefektur Kumamoto. [WUR]