Dark/Light Mode

Nurul Akmal Gagal Raih Medali, Kiprah Indonesia Berakhir Di Olimpiade Tokyo

Senin, 2 Agustus 2021 20:50 WIB
Lifter Nurul Akmal. (Foto : NOC)
Lifter Nurul Akmal. (Foto : NOC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lifter Nurul Akmal gagal merebut medali saat berlomba di cabang angkat besi kelas +87 kilogram Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Senin, (2/8). Ia hanya menempati posisi kelima. 

Nurul Akmal hanya mencatatkan angkatan total 256 kilogram, yakni snatch 115 kilogram dan clean and jerk 141 kilogram. 

Berita Terkait : Hari Ini, Tiga Nomor Jadi Penentu Peringkat Indonesia Di Olimpiade Tokyo

Nurul mengawali babak snatch dengan apik. Pada kesempatan pertama, atlet asal Aceh berhasil mengangkat beban 107 Kg dengan baik.

Lifter berusia 28 tahun itu kemudian menaikkan beban angkatan menjadi 111 Kg. Dan ternyata Nurul sukses mengangkatnya Nurul kembali memberikan  tambahan beban sebesar 4 Kg. Inipun Nurul  sukses memperbaiki skor angkatannya menjadi 115 Kg.

Berita Terkait : The Daddies Lempar Sinyal Gantung Raket Di Olimpiade Tokyo

 Tapi catatan yang dibuat dengan 115 Kg milik Nurul masih kalah dari 4 lifter lainnya. Atlet asal China, Li Wenwen bahkan membuat rekor Olimpiade di babak snatch dengan 140 Kg angkatan. 

Memasuki babak clean & jerk, Nurul sukses mengawali kesempatan pertama dengan mengangkat beban seberat 141 Kg. Setelahnya, Nurul gagal di dua kesempatan terakhir. Pertama dengan beban 151 Kg dan terakhir dengan 156 Kg.  Medali emas diraih lifter Li Wenwen, asal Cina, dengan total angkatan 320 kilogram (140 kilogram snatch dan 180 kilogram clean and jerk).

Berita Terkait : Erwin Abdullah, Menangis Di Athena Dan Terharu Di Tokyo

Ketiga kategori itu merupakan rekor Olimpiade baru. Emily Jade Campbell dari Inggris merebut medali perak. Sedangkan lifter Amerika Serikat, Sarah Elizabeth Robles, meraih perunggu. Kegagalan Nurul Akmal sekaligus mengakhiri kiprah Indonesia di Olimpiade Tokyo. [WUR