Dark/Light Mode

Google Kenalkan Keamanan Siber Berteknologi AI

Selasa, 5 Maret 2024 13:28 WIB
KHAIRIZAL ANWAR / RM
(Dari kirim) Direktur Etika Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Buatan (KORIKA) Awaludin Marwan, ⁠⁠⁠Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf, Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi ⁠⁠Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Irjen Pol. Dono Indarto, Country Director, Indonesia, Google Cloud ⁠⁠Fanly Tanto, dan Deputi Sekretaris Eksekutif Centre for Digital Society (CfDs) UGM ⁠⁠Iradat Wirid saat menggelar kerjasama dan pelatihan "AI Policy & Skilling Lab" Seri 1 : AI dan Keamanan Siber di Jakarta, Selasa (5/3/2024). Kerjasama dan pelatihan tersebut mempertemukan para ahli, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan terkait isu - isu Kecerdasan Buatan (AI) yang muncul, pemanfaatan AI generatif untuk mengikatkan kualitas layanan publik, dan mengembangkan rekomendasi kebijakan yang terinformasi
(Dari kirim) Direktur Etika Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Buatan (KORIKA) Awaludin Marwan, ⁠⁠⁠Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf, Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi ⁠⁠Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Irjen Pol. Dono Indarto, Country Director, Indonesia, Google Cloud ⁠⁠Fanly Tanto, dan Deputi Sekretaris Eksekutif Centre for Digital Society (CfDs) UGM ⁠⁠Iradat Wirid saat menggelar kerjasama dan pelatihan "AI Policy & Skilling Lab" Seri 1 : AI dan Keamanan Siber di Jakarta, Selasa (5/3/2024). Kerjasama dan pelatihan tersebut mempertemukan para ahli, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan terkait isu - isu Kecerdasan Buatan (AI) yang muncul, pemanfaatan AI generatif untuk mengikatkan kualitas layanan publik, dan mengembangkan rekomendasi kebijakan yang terinformasi