Dark/Light Mode

PLN Icon Plus Siapkan Jurus Jitu Hadapi Tantangan Global

Selasa, 23 Juli 2024 10:37 WIB
Fazry/Rakyat Merdeka/RM.id
Dirut PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi memaparkan tantangan dan strategi perusahaan dalam acara Media Gathering PLN Icon Plus, di Hotel Swiss Bell, Kabupaten Belitung pada 22-23 Juli 2024.
Dirut PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi memaparkan tantangan dan strategi perusahaan dalam acara Media Gathering PLN Icon Plus, di Hotel Swiss Bell, Kabupaten Belitung pada 22-23 Juli 2024.

PLN Icon Plus optimistis dapat menghadapi tantangan global, dan terus berkembang sebagai perusahaan yang berkontribusi signifikan bagi bangsa dan negara.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, menyampaikan bahwa perusahaan dihadapkan pada tiga tantangan utama. Yaitu transisi energi, digitalisasi, dan pengembangan bisnis.

"Icon Plus terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun. Dan kami optimistis tren ini akan berlanjut,” ujar Ari saat memaparkan tantangan dan strategi perusahaan dalam acara Media Gathering PLN Icon Plus, di Hotel Swiss Bell, Kabupaten Belitung pada 22-23 Juli 2024.

Ari menegaskan, tantangan global, termasuk keamanan siber internal PLN, analitik data, dan digitalisasi, juga menjadi fokus utama perusahaan.

Mengenai tantangan energi, Ari mengakui bahwa dunia sedang mengalami perubahan signifikan, dan PLN Icon Plus berkomitmen mendukung transisi ini dengan mengembangkan berbagai inovasi.

“Digitalisasi telah menjadi jantung dari banyak perubahan, termasuk dalam sistem pendidikan dan bisnis. Kami fokus pada membangun kompetensi digital dan non-digital bagi publik,” tambahnya.

PLN Icon Plus juga mengembangkan bisnis internet di berbagai kantor PLN, dan menghadirkan layanan terintegrasi yang mencakup perubahan besar dalam penggunaan energi listrik. Termasuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan mobil listrik.

Pada tahun 2023, kontribusi Icon Plus dalam pengembangan desa telah mencakup 70 persen kabupaten dan kotamadya, dengan pemetaan lokasi yang telah terhubung dengan jaringan PLN.

"Perusahaan juga mendukung program digitalisasi di berbagai lokasi yang sulit dijangkau, seperti di Gunung Kidul, Yogyakarta," katanya.

Untuk sektor korporasi, Icon Plus telah membantu sekitar 6.000 entitas dengan menyediakan solusi konektivitas dan digitalisasi.

Pada bulan Juli ini, perusahaan sangat intens dalam berkolaborasi dengan pelanggan dan koperasi untuk meningkatkan kontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat.

Ari juga menggarisbawahi pentingnya peran teknologi dan aplikasi data analytics dalam meningkatkan produktivitas dan inovasi di berbagai sektor.

Meskipun Indonesia masih tertinggal dalam hal konsumsi data digital dibandingkan negara tetangga, Icon Plus optimistis bahwa dengan upaya yang konsisten, pertumbuhan dan perkembangan digital di Indonesia bakal terus meningkat.

Ari mengatakan, kontribusi Icon Plus terhadap bangsa mencapai 70 persen, sementara kontribusi sektor swasta dan korporasi yang telah dibantu mencapai sekitar 6.000 entitas.

Selain itu, perusahaan berkomitmen pada Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan mengadakan berbagai sosialisasi di Belitung Timur dan agenda lainnya.

Dalam sambutannya, Ari mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam perjalanan PLN Icon Plus.

“Kami akan terus berkomitmen membangun masa depan yang lebih baik bagi Indonesia melalui inovasi dan kolaborasi,” tutupnya.

Sekretaris Perusahaan PLN Icon Plus Heni Utari Ambarwati menambahkan, berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh Icon Plus, termasuk kolaborasi dengan perusahaan global seperti Alibaba dan Amazon.

Dia menekankan pentingnya kerja sama strategis dalam menghadapi persaingan di industri telekomunikasi dan teknologi.

"Kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar ini membuka peluang baru bagi kita untuk berkembang lebih cepat dan efisien,” kata Heni.

“Meski tantangannya besar, kita harus tetap optimistis dan siap beradaptasi," imbuhnya.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi, PLN Icon Plus memiliki visi untuk menjadi pemimpin penyedia smart connectivity solutions, digital dan green energy yang terintegrasi untuk mendukung transisi energi di Indonesia.

Dengan jaringan yang kuat dan luas, PLN Icon Plus mampu menjangkau berbagai daerah di Indonesia.

"Termasuk daerah-daerah terpencil yang membutuhkan akses teknologi untuk berkembang," tutur Heni.

Acara Media Gathering ini juga menyoroti pentingnya peran ICON+ dalam mendukung sistem ketenagalistrikan nasional.

ICON+ bertanggung jawab atas pengelolaan 85 juta pelanggan PLN, termasuk melalui digitalisasi dan pengembangan aplikasi untuk meningkatkan layanan pelanggan.

Selain itu, Heni juga mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ICON+ dalam mengembangkan layanan digital dan konektivitas.

ICON+ telah berhasil menjangkau 353 kabupaten dan kota di Indonesia, serta melayani lebih dari 12.000 pelanggan.

“Kami terus berinovasi untuk mendukung transisi energi dan konektivitas digital di Indonesia,” jelasnya.

Di akhir paparannya, Heni berharap dukungan dari media untuk terus memberikan informasi yang akurat dan objektif kepada publik.