Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
M QORI HALIANA / RM
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan, perubahan susunan pengurus, serta rencana ANTAM menerima penugasan strategis pemerintah untuk mempercepat hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.
Rapat juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun atau 70 persen dari laba bersih tahun buku 2025, sementara Rp2,16 triliun atau 30 persen dialokasikan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha dan proyek strategis Perseroan. Sepanjang 2025, ANTAM mencatat pendapatan sebesar Rp84,64 triliun, naik 22 persen dibanding tahun sebelumnya, serta membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp7,92 triliun, tumbuh 106 persen dan menjadi pencapaian kinerja terbaik dalam sejarah perusahaan.
Tags :
Foto Lainnya