Dark/Light Mode

Nursery PT Vale Perkuat Hilirisasi IGP Pomala

Rabu, 28 Oktober 2026 10:38 WIB
DWI PAMBUDO / RM
Foto udara area pusat pembibitan PT Vale Indonesia di Kebun Raya Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (26/10/2026).
Foto udara area pusat pembibitan PT Vale Indonesia di Kebun Raya Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (26/10/2026).

Ratusan spesies tananam pionir dan endemik dengan kapasitas satu juta bibit pertahun dibudidayakan mulai dari pembibitan, penyemaian, adaptasi dan penanaman sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan ekosistem reklamasi lahan bekas tambang, pembelajaran ruang laboratorium penghijauan bagi akademisi dan menjaga kelestarian berkelanjutan.

Fasilitas nursery memperkuat upaya pembangunan progres infrastruktur IGP Pomalaa yang telah mencapai 96 persen dan memasuki tahap operasional dengan kesiapan bibit tanaman untuk mereklamasi lahan bekas tambang. Seluruh tahapan proyek mengedepankan aspek keselamatan kerja, efisiensi operasional, dan prinsip lingkungan sosial serta tata kelola (ESG). Pengelolaan lingkungan dikawasan proyek PT Vale telah melakukan mitigasi dampak pembukaan lahan melalui pengelolaan air ketat, termasuk percepatan pembangunan kolam pengendapan (sediment pond) pada titik lintasan air guna menjaga kualitas air sungai.

Pengembangan IGP Pomalaa tidak hanya ditujukan untuk memperkuat kinerja bisnis perusahaan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan ekonomi daerah dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.