Dark/Light Mode

Kemenhan Sikapi Tuduhan Korupsi Mirage 2000-5 Dan PT TMI

Senin, 12 Februari 2024 18:58 WIB
DWI PAMBUDO / RM
Wamenhan Letjen TNI Purn Muhammad Herindra (tengah), Pengacara Hotman Paris Hutapea (kedua kiri), Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto (kedua kanan), Karo Humas Kemhan Brigjen TNI Edwin (kiri) dan Juru bicara Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak (kanan) memberikan keterangan pers terkait tuduhan korupsi rencana pembelian Mirage 2000-5 dan PT TMI di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Senin (12/2/24). Kemhan menegaskan informasi Hoax terkait Mirage 2000-5 belum terjadi karena keterbatasan ruang fiskal dan tidak ada kontrak pengadaan alutsista antara Kemhan dan PT TMI.
Wamenhan Letjen TNI Purn Muhammad Herindra (tengah), Pengacara Hotman Paris Hutapea (kedua kiri), Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto (kedua kanan), Karo Humas Kemhan Brigjen TNI Edwin (kiri) dan Juru bicara Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak (kanan) memberikan keterangan pers terkait tuduhan korupsi rencana pembelian Mirage 2000-5 dan PT TMI di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Senin (12/2/24). Kemhan menegaskan informasi Hoax terkait Mirage 2000-5 belum terjadi karena keterbatasan ruang fiskal dan tidak ada kontrak pengadaan alutsista antara Kemhan dan PT TMI.