Dark/Light Mode

Screening Film The Last Accord: War, Apocalypse, and Peace in Aceh

Kamis, 20 Februari 2025 12:38 WIB
RIZKI SYAHPUTRA / RM
Produser Eksekutif Dino Patti Djalal (keempat kanan) bersama dari kiri Sutradara Arfan Sabran, Dubes RI untuk Federasi Rusia 2008-2011 Hamid Awaluddin, Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia 2016-2022 Sofyan Djalil, Wapres RI  2014-2009 M. Jusuf Kalla, Wali Nanggroe Aceh ke-9 Malik Mahmud dan Mantan Dubes Finlandia untuk Indonesia Hannu Himanen saat Screening Film Dokumenter The Last Accord: War, Apocalypse, and Peace in Aceh di Jakarta, Rabu malam (20/2/2025). Film
Dokumenter bertajuk The Last Accord: War, Apocalypse, and Peace in Aceh, menceritakan perjalanan resolusi konflik bersenjata antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Selamat 30 tahun hingga perdamaian terwujud dalam sebuah perjanjian yang
kita kenal sebagai Perjanjian Helsinki atau Helsinki Accord yang telah mengakhiri konflik bersenjata dan menjaga perdamaian di Aceh hingga kini.
Produser Eksekutif Dino Patti Djalal (keempat kanan) bersama dari kiri Sutradara Arfan Sabran, Dubes RI untuk Federasi Rusia 2008-2011 Hamid Awaluddin, Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia 2016-2022 Sofyan Djalil, Wapres RI 2014-2009 M. Jusuf Kalla, Wali Nanggroe Aceh ke-9 Malik Mahmud dan Mantan Dubes Finlandia untuk Indonesia Hannu Himanen saat Screening Film Dokumenter The Last Accord: War, Apocalypse, and Peace in Aceh di Jakarta, Rabu malam (20/2/2025). Film Dokumenter bertajuk The Last Accord: War, Apocalypse, and Peace in Aceh, menceritakan perjalanan resolusi konflik bersenjata antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Selamat 30 tahun hingga perdamaian terwujud dalam sebuah perjanjian yang kita kenal sebagai Perjanjian Helsinki atau Helsinki Accord yang telah mengakhiri konflik bersenjata dan menjaga perdamaian di Aceh hingga kini.