Dark/Light Mode

Kerjasama Pengelolaan Laut Uni Eropa dan Indonesia

Rabu, 5 Maret 2025 14:37 WIB
RIZKI SYAHPUTRA / RM
Dari kiri, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Denis Chaibi, Agence Francaise de
Developpement (AFD) Indonesia Country Director Yann Martres, Wakil Direktur Pinjaman dan Hibah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Syahruddin Ramlan, Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone dan Direktur Kepelabuhanan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Tri Aris Wibowo saat menandatangani perjanjian Kontribusi Uni Eropa (UE) dan dua perjanjian hibah yang didanai oleh Uni Eropa (UE), yang mendukung program kerja sama untuk Pengelolaan Laut Berbasis Bukti dan Berkelanjutan di Jakarta, Rabu (5/3/2025). Perjanjian Hibah ini mendukung pelatihan lanjutan, pengumpulan data keanekaragaman hayati dan iklim laut, pemulihan ekosistem pesisir, dan langkah-langkah untuk mengurangi jejak lingkungan dari aktivitas pelabuhan dengan nilai perjanjian EUR 7 juta, yang dibagi EUR 3,55 juta untuk kegiatan yang dipimpin oleh Kementerian KKP, sedangkan EUR 3,45 juta akan membiayai kegiatan inisiatif BRIN.
Dari kiri, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Denis Chaibi, Agence Francaise de Developpement (AFD) Indonesia Country Director Yann Martres, Wakil Direktur Pinjaman dan Hibah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Syahruddin Ramlan, Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone dan Direktur Kepelabuhanan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Tri Aris Wibowo saat menandatangani perjanjian Kontribusi Uni Eropa (UE) dan dua perjanjian hibah yang didanai oleh Uni Eropa (UE), yang mendukung program kerja sama untuk Pengelolaan Laut Berbasis Bukti dan Berkelanjutan di Jakarta, Rabu (5/3/2025). Perjanjian Hibah ini mendukung pelatihan lanjutan, pengumpulan data keanekaragaman hayati dan iklim laut, pemulihan ekosistem pesisir, dan langkah-langkah untuk mengurangi jejak lingkungan dari aktivitas pelabuhan dengan nilai perjanjian EUR 7 juta, yang dibagi EUR 3,55 juta untuk kegiatan yang dipimpin oleh Kementerian KKP, sedangkan EUR 3,45 juta akan membiayai kegiatan inisiatif BRIN.