Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- BRI Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik di Indonesia Hasil Berorientasi Nasabah
- Kabut Asap di Danau Toba, ASDP Perkuat Kewaspadaan & Optimalkan Navigasi Kapal
- Hajar Man City, PSG Bikin Inggris Merana
- Vinicius Junior Protes Hukuman 4 Laga
- Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla
NG PUTU WAHYU RAMA / RM
Rakit yang dikendalikan secara manual oleh warga tersebut menjadi sarana transportasi alternatif yang menghubungkan wilayah Ciseeng dengan Rumpin dan masih dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Rakit bambu yang telah beroperasi sejak era 1960-an itu kini menjadi satu-satunya penyeberangan rakit tradisional yang tersisa di Sungai Cisadane. Dengan tarif Rp5.000 per sepeda motor beserta pengendaranya, warga dapat memangkas jarak perjalanan hingga sekitar 5 kilometer dibandingkan harus melalui jalur darat.
Tags :
Foto Lainnya