Gerakan Sepak Bola untuk Rakyat (GSR) melakukan Aksi Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan di perempatan taman Cikapayang-Dago, Kota Bandung, Kamis (12/1). Mereka membawa keranda mayat sebagai simbol kondisi sepak bola Indonesia sedang bersedih karena matinya rasa keadilan atas tragedi yang menewaskan 135 orang itu.