Dark/Light Mode

Persoalan Dibalik Kisruh DPD

Selasa, 16 Juli 2024 17:34 WIB
TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM
Sejumlah anggota DPD dari Kelompok DPD Pro Perubahan, di antaranya Ketua Komite II DPD Dapil Papua Yorrys Raweyai (tengah), Ketua Komite III DPD Dapil Kaltara sekaligus Wakil Ketua Pansus Tatib DPD Hasan Basri (kiri) dan Anggota Komite II DPD Dapil Papua Barat Mamberob Yosephus Rumakiek (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan soal kisruh DPD RI, di Jakarta, Selasa (16/7/2024). Mereka menjelaskan bahwa kejadian tersebut yang terjadi pada Paripurna DPD, Jumat (13/7/24) lalu, akibat memuncaknya sejumlah persoalan, yang telah berlangsung dalam 5 tahun terakhir yang selalu mengatasnamakan DPD tanpa koordinasi serta adanya kepentingan sepihak dari Pimpinan DPD dan sejumlah anggota yang ingin kembali berkuasa dengan mengubah Tata Tertib DPD untuk membatasi calon lain.
Sejumlah anggota DPD dari Kelompok DPD Pro Perubahan, di antaranya Ketua Komite II DPD Dapil Papua Yorrys Raweyai (tengah), Ketua Komite III DPD Dapil Kaltara sekaligus Wakil Ketua Pansus Tatib DPD Hasan Basri (kiri) dan Anggota Komite II DPD Dapil Papua Barat Mamberob Yosephus Rumakiek (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan soal kisruh DPD RI, di Jakarta, Selasa (16/7/2024). Mereka menjelaskan bahwa kejadian tersebut yang terjadi pada Paripurna DPD, Jumat (13/7/24) lalu, akibat memuncaknya sejumlah persoalan, yang telah berlangsung dalam 5 tahun terakhir yang selalu mengatasnamakan DPD tanpa koordinasi serta adanya kepentingan sepihak dari Pimpinan DPD dan sejumlah anggota yang ingin kembali berkuasa dengan mengubah Tata Tertib DPD untuk membatasi calon lain.