Dark/Light Mode

World Peace Forum ke-9 Angkat Nilai Wasatiyyat Islam dan Kearifan Tionghoa untuk Perdamaian Global

Senin, 10 November 2025 20:18 WIB
TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM
dari kiri, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) Din Syamsuddin, Wakil Ketua DPR Adies Kadir, Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono, Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta, Founder Jahjaga Foundation sekaligus mantan Presiden Kosovo (2011–2016) Atifete Jahjaga, Ketua Cheng Ho Multi Culture and Education Trust Tan Sri Lee Kim Yew, dan Wakil Ketua DPD Tamsil Linrung pukul gong pada acara pembukaan World Peace Forum ke-9 di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025). Forum dua tahunan ini mengangkat tema “Considering Wasatiyyat and Tionghua for a Global Collaboration” yang menyoroti kontribusi nilai Wasatiyyat Islam dan kearifan budaya Tionghoa dalam membangun kolaborasi global yang adil dan damai.
dari kiri, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) Din Syamsuddin, Wakil Ketua DPR Adies Kadir, Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono, Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta, Founder Jahjaga Foundation sekaligus mantan Presiden Kosovo (2011–2016) Atifete Jahjaga, Ketua Cheng Ho Multi Culture and Education Trust Tan Sri Lee Kim Yew, dan Wakil Ketua DPD Tamsil Linrung pukul gong pada acara pembukaan World Peace Forum ke-9 di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025). Forum dua tahunan ini mengangkat tema “Considering Wasatiyyat and Tionghua for a Global Collaboration” yang menyoroti kontribusi nilai Wasatiyyat Islam dan kearifan budaya Tionghoa dalam membangun kolaborasi global yang adil dan damai.