Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Pandemi Covid-19, membuat segalanya jadi berbeda. Kegiatan penyampaian visi, misi, Pasangan Calon Kepala Daerah berubah 180 derajat. Pasalnya, dilarang membuat kegiatan yang mengundang massa.
Pasangan Calon Kepala Daerah cerdas dituntut putar otak mendekati pemilih. Selain lewat radio, televisi maupun koran yang konvensional, di era zaman now ada media digital. Internet dan media sosial menjadi alternatif menggalang suara.
Duh, bagaimana dengan para pemilih yang gaptek. Nah Pasangan Calon Kepala Daerah cerdas itu tidak boleh galau. Sebab, jika merujuk pada Global Digital Reports 2020 dari HootSuite dan We Are Sosial, ada 175,4 juta orang di Indonesia yang tercatat sebagai pengguna internet per Januari 2020. Ini bisa dimanfaatkan.
Apalagi dari jumlah tersebut, kata laporan itu juga, konon 160 juta orang Indonesia aktif di media sosial. Yaitu 88% YouTube, 84% Whatsapp, 82% Facebook, 75% Instagram, 56% Twitter.
Mereka umumya berusia 18-34 tahun. Kita tahu itu adalah usia pemilih. Jumlah pengguna pria lebih banyak daripada perempuan. [MEL]
Tags :
Video Lainnya