RM.id Rakyat Merdeka - Febby Rastanty sangat menyukai olahraga berlari. Alasannya, mudah dilakukan dan bisa menenangkan diri.
Bintang sinetron Putih Abu-abu itu menekuni lari sejak 2023. Baginya, lari bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi sebuah proses healing atau penyembuhan diri.
“Lari adalah olahraga yang aku sukai, karena aku bisa sendirian, nggak ada komitmen waktu, nggak harus janjian. Lari tuh simpel, ke mana pun aku syuting di luar kota aku bisa bawa baju olahraga, sepatu olahraga, ya olahraga saja,” ujar Febby.
Saat berlari, Febby sering memanfaatkannya sebagai waktu untuk dirinya sendiri.
“Lari buat aku sih healing aku. Aku biasanya dengerin podcast, lagu, nggak suka diajak ngobrol,” kata istri dari Drajad Djumantara itu.
Baca juga : Minta Amnesti Ke Prabowo, Noel Dicuekin Istana
Di balik hobinya yang menenangkan itu, Febby memiliki jiwa kompetitif yang tinggi. Dia telah menaklukkan full marathon dengan jarak tempuh 42 kilometer dan kini memiliki mimpi besar untuk menyelesaikan enam world major marathon sebelum genap berusia 30 tahun.
“Mimpi aku, bisa ikut 6 ajang maraton dunia sebelum usia 30 tahun. Sekarang ini sudah 5 maraton aku ikuti Tokyo, Chicago, London, Berlin, Boston dan yang keenam nanti ke New York. Doain semoga bisa lancar,” ujarnya.
Tak hanya mengejar medali, perempuan berusia 29 tahun itu fokus untuk terus memperbaiki catatan waktu pribadinya.
“Untuk target sekarang ini sudah pasti melebih rekor yang sudah aku pegang my personal best di half maraton. Semoga bisa melebihi personal best half marathon sebelumnya 2 jam 4 menit,” ungkapnya.
Perjalanan Febby dalam dunia maraton tidak selalu mulus. Dia berbagi pengalamannya saat ikut maraton di London, Inggris. Febby mengalami kesulitan karena tidak mengenali batas kemampuan diri.
Baca juga : Soal Biodiesel, WTO Menangkan RI Lawan Uni Eropa
“Lari nggak nyaman, sudah nggak nikmati. Yang penting bisa finish. Itu pelajaran banget. Nggak bisa di-push sejak awal,” kisahnya.
Mantan personel Blink ini memiliki tips khusus yang dipersiapkannya ketika mengikuti ajang maraton. Tips pertama, Febby sangat mementingkan nutrisi yang dikonsumsinya.
Biasanya, seminggu sebelum maraton, Febby lebih banyak mengkonsumsi karbohidrat yang menjadi sumber energinya saat hari H. “Karena itu akan jadi asupan cadangan energi kita dan itu akan dilepaskan pas lari perlahan,” ucapnya.
Tips selanjutnya, jaga tidur. Pasalnya, istirahat yang cukup bisa memengaruhi kondisi fisik. Sedangkan tips ketiga, menjaga tubuh dari dehidrasi. Febby mengatakan, pelari harus bisa mendengar keluhan tubuh sendiri.
“Kadang kita ngerasa tubuh kita kuat, tapi ternyata tubuhnya sendiri sebenarnya nggak kuat, jadi belajar buat dengerin diri sendiri. Karena aku sering lihat orang pas lagi lari suka malas minum, suka malas berhenti karena udah enak. Padahal itu bisa berbahaya,” ingat Febby.
Baca juga : Dikebut Di Akhir Pekan, Kementerian Haji & Umrah Tinggal Ketok Palu
Tips terakhir, menjaga suasana hati tetap baik. Febby mengaku mendengarkan musik serta berfoto saat maraton. Hal ini dilakukan demi menjaga mood saat lari tetap baik. MER
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 16, edisi Senin, 25 Agustus 2025 dengan judul "Febby Rastanty, Hobi Lari Untuk Tenangkan Diri"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.