RM.id Rakyat Merdeka - Peluncuran mini film Heartbreak Winter menandai strategi baru integrasi kampanye emosional dan produk kecantikan berbasis self-love yang menyasar perempuan muda Indonesia.
Karya ini diperkenalkan oleh Mordenbeu Indonesia bersama Epicsky Entertainment pada momentum Hari Valentine 2026 sebagai bagian dari penguatan kampanye #HeartbreakGlowUp.
Mini film yang ditulis dan disutradarai Z. Gautama tersebut mengangkat kisah perjalanan emosional seorang perempuan Indonesia bernama Selena yang berusaha bangkit setelah mengalami patah hati.
Berlatar musim dingin di Seoul, cerita menyoroti relasi Selena dengan Min-Jun, figur idola yang ternyata memanfaatkan hubungan mereka sebagai bagian dari skenario penutup skandal.
Baca juga : Pertamina Foundation Perkuat Dampak Berkelanjutan lewat Inovasi dan Kolaborasi
Gautama mengatakab, bahwa film ini tidak dimaksudkan sekadar menjadi drama romantis, melainkan menghadirkan pesan pemberdayaan perempuan.
“Ini bukan cerita tentang menjadi korban. Ini adalah cerita tentang bangkit," ujar Gautama dalam keterangannya, Sabtu (14/2/2026).
Gautama menambahkan, pesan utama yang ingin ditangkap penonton melalui narasi tersebut, yakni penguatan nilai penghargaan diri.
“Kamu bukan cameo di hidup orang lain. Kamu adalah pemeran utama di hidupmu sendiri,” ujar Gautama.
Baca juga : Membaca Nyaring, Strategi Perpusnas Tumbuhkan Minat Baca Anak Sejak Dini
Dari sisi strategi merek, film ini menjadi perpanjangan kampanye #HeartbreakGlowUp yang mendorong perempuan untuk merawat diri setelah mengalami fase emosional sulit.
Dalam materi kampanye dijelaskan bahwa film tersebut merepresentasikan gagasan bahwa patah hati merupakan momentum untuk memperkuat kepercayaan diri dan menemukan kembali versi terbaik diri.
Film ini dibintangi Park Nam sebagai Min-Jun dan Melody Irawan sebagai Selena, dengan dukungan original soundtrack berjudul “Pelarian” yang dibawakan Igan Andhika.
Lagu tersebut menggambarkan perjalanan emosional karakter utama dari harapan, kekecewaan, hingga proses pemulihan.
Baca juga : IKPI Komitmen Jadi Mitra Strategis Pemerintah Perkuat Sistem Perpajakan Nasional
Melalui peluncuran mini film ini, Mordenbeu menargetkan perempuan aktif usia 20 hingga 35 tahun yang memiliki perhatian pada kesehatan, pertumbuhan diri, dan pemulihan emosional.
"Pendekatan naratif melalui karya audiovisual dinilai menjadi strategi untuk memperkuat keterikatan emosional konsumen sekaligus memperluas pesan bahwa perawatan diri merupakan bagian dari penghargaan terhadap diri sendiri," pungkas Gautama.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.