Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Membaca Nyaring, Strategi Perpusnas Tumbuhkan Minat Baca Anak Sejak Dini
Kamis, 5 Februari 2026 14:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menjadikan praktik membaca nyaring sebagai salah satu strategi utama untuk menumbuhkan minat baca dan kecakapan literasi anak sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peringatan Hari Membaca Nyaring Sedunia 2026 bertema Celebrating Learning – Merayakan Pembelajaran.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Perpusnas dalam memperkuat budaya baca di tengah masyarakat. Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi dengan komunitas literasi Reading Bugs, dengan melibatkan siswa Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) 01 Koja, Jakarta Utara, para guru, serta orang tua dalam berbagai aktivitas literasi interaktif di Layanan Anak Perpusnas.
Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, Suharyanto, menjelaskan bahwa praktik membaca nyaring telah menjadi bagian dari program literasi Perpusnas sejak 2024 dan terus diperkuat melalui berbagai layanan literasi anak. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar membaca buku, melainkan membangun kedekatan anak dengan dunia literasi sejak dini.
Baca juga : Stok Daging Sapi dan Kambing di Papua Aman Menjelang Puasa dan Lebaran
“Tujuan utama kegiatan ini menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan kegiatan membaca. Kebiasaan itu perlu dimulai dari lingkungan keluarga, diperkuat di sekolah, dan difasilitasi oleh perpustakaan sebagai ruang belajar sepanjang hayat,” ujar Suharyanto, saat membuka kegiatan.
Ia menambahkan, membaca nyaring memiliki dampak luas terhadap perkembangan anak. Selain membantu memahami cerita, kegiatan ini juga membangun kemampuan bahasa, komunikasi, serta menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.
“Membaca nyaring tidak hanya membantu anak memahami cerita, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, imajinasi, dan kegembiraan dalam proses belajar,” jelasnya.
Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, Suharyanto (tengah). (Foto: Dok. Perpusnas)
Baca juga : Paulo Ricardo Nyaman di Persija, Terpukau Sambutan Jakmania
Melalui Layanan Anak, Perpusnas secara konsisten menjalankan berbagai program literasi, salah satunya Seri Kelana atau Kelas Literasi Anak. Hingga kini, program tersebut telah dilaksanakan sebanyak enam kali dan menjadi ruang interaksi antara anak dan keluarga dalam membangun kebiasaan membaca sekaligus meningkatkan keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses belajar anak.
Dalam peringatan Hari Membaca Nyaring Sedunia tahun ini, anak-anak mengikuti sesi membaca nyaring, aktivitas kreatif berbasis cerita, serta berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk merangsang minat baca. Sementara itu, guru dan orang tua mendapatkan mini workshop membaca nyaring sebagai bekal agar praktik tersebut dapat diterapkan secara berkelanjutan di rumah maupun di sekolah.
Perpusnas berharap praktik membaca nyaring dapat tumbuh menjadi kebiasaan di lingkungan keluarga, sekolah, dan perpustakaan sebagai ruang belajar bersama. Dengan budaya membaca yang terus terbangun, diharapkan lahir generasi pembelajar yang gemar membaca, kritis, dan berkarakter kuat, sejalan dengan peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan martabat bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya