Sebelumnya
“Melakukan gerakan akar rumput (grassroot movement) untuk keberlanjutan melalui yayasan Green Movement Indonesia. Memberdayakan pemuda Indonesia melalui talkshow, seminar, workshop di bidang pendidikan, lingkungan hidup dan kesehatan,” ungkapnya.
Selain itu, Tasya mengaku sempat menjadi pengajar untuk sebuah platform pendidikan online (mengajar geografi/lingkungan dan bahasa Inggris untuk tingkat SMA).
Baca juga : Purbaya Pastikan Defisit APBN 54,6 T Terkendali
Ibu dua anak itu juga berperan aktif dalam industri kreatif Indonesia dan melestarikan lagu anak Indonesia. Serta menggunakan platform media sosialnya untuk membagikan informasi seputar parenting, tumbuh kembang anak, dan kesehatan demi mendukung Generasi Emas Indonesia.
“Buatku, kontribusi kepada negeri tidak berhenti di masa bakti. Ini merupakan perjalanan dan komitmen seumur hidup untuk terus mencintai negeri, menghargai perjuangan rakyat, dan membangun Indonesia yang sejahtera dan berkelanjutan,” bebernya.
Baca juga : 2.280 Ton Beras Diekspor ke Saudi
Di akhir pernyataannya, Tasya juga menyinggung statusnya yang saat ini menjadi ibu rumah tangga (IRT). Dia menegaskan bahwa di zaman modern seperti saat ini, kontribusi terhadap negara tidak hanya diukur dari jabatan formal atau posisi struktural di pemerintahan semata.
“Siapapun kita, memiliki tempat untuk berkontribusi, asal kita mengusahakannya,” tutupnya. TAR
Baca juga : Dasco Minta Tunda Impor 105 Ribu Pick Up dari India
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 16, edisi Rabu, 25 Februari 2026 dengan judul "Tasya Kamila, Sharing Kisah Pengabdian Sebagai Alumni LPDP"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.