Sebelumnya
Ganjar memberikan nilai 5 dari 10, atas penegakan hukum pada era Jokowi. Kenapa begitu?
Sudah dijelaskan, itu terjadi setelah putusan MK tersebut. Penegakan hukum selama ini, sudah bagus di bawah komando Pak Mahfud MD.
Tapi, kenapa Ganjar memberikan nilai merah?
Reputasi pelaksanaan hukum secara keseluruhan bermasalah, ketika ada putusan MK itu. Ibarat kata, nila setitik merusak susu sebelanga.
Konkretnya?
Baca juga : Jadi Juara Di Survei LSI Denny JA, Prabowo-Gibran Yakin Satu Putaran
Secara keseluruhan, sebenarnya bagus, tapi tercoreng putusan MK itu. Membuat reputasi penegakan hukum di Indonesia menurun. Ada prestasi yang bagus, tapi akhirnya semua tercemar.
Berarti, bukan keseluruhan selama Jokowi menjabat ya?
Bukan, bukan. Kan sudah dijelaskan Pak Ganjar, setelah putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) itu, raportnya jadi 5.
Bagaimana Anda menilai putusan itu?
Putusan MK yang kemudian ditindaklanjuti MKMK itu, adalah tragedi konstitusi dan berlanjut sampai saat ini. Mantan Ketua MK Anwar Usman menolak Soehartoyo sebagai Ketua MK, kan aneh.
Baca juga : PAN Dan Parpol Pengusung Prabowo-Gibran Fokus Angkat Kesejahteraan Petani
Anehnya seperti apa?
Pemilihan Soehartoyo sebagai Ketua MK itu sudah sesuai dengan ketentuan peraturan MK, tiba-tiba ada keberatan. Meskipun itu hak, tapi itu tidak lazim. Ada apa. Apa yang ditakutkan dengan Soehartoyo. Kan orang bertanya-tanya.
Pihak Prabowo Gibran menyampaikan, hingga saat ini Mahfud MD sebagai Menkopolhukam. Berarti kinerja Mahfud jelek dong?
Kinerja Pak Mahmud tetap bagus. Penegakan hukum di bawah Menkopolhukam sudah bagus, tapi tercemar gara-gara putusan MK itu.
Saran Anda?
Baca juga : Bang Zaki Ditunjuk Jadi Panglima Pemenangan Prabowo-Gibran Di Jakarta
Menjadi tantangan bagi kita semua, bagaimana mencari pemimpin yang bersih dan konsen terhadap penegakan hukum, anti korupsi, anti KKN. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 25 November 2023 dengan judul "Dikritik Ganjar, Jokowi Dibela Pengusung Prabowo-Gibran , Achmad Baidowi: Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.