RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron menyatakan, partainya masih menggodok nama yang akan diusung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta.
Salah satunya, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat yang kini anggota DPR dari Fraksi Demokrat DPR, Dede Yusuf.
Padahal, Dede sudah menolak bertanding dalam Pilkada 2024.
Menurut Herman, Demokrat terus mengeksplor kemampuan internal supaya mendapatkan kandidat untuk Pilgub Jakarta. Setidaknya, sebagai Cawagub.
Baca juga : Dede Yusuf: Sampai Sekarang Saya Belum Siap…
Dia menyebutkan, ada beberapa nama yang muncul.
“Ada Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta Mujiyono, Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana,” kata Herman di Gedung DPR, Jakarta.
Dia menuturkan, Pilgub Jakarta ini akan lebih dinamis dibandingkan Pilkada lainnya. Menurutnya, Jakarta yang berubah menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ), tetap menjadi sorotan. “Meskipun sudah tak menjadi Ibu Kota, akan ada aglomerasi,” tambahnya.
Dia menambahkan, Jakarta akan memiliki cakupan lebih luas dan memiliki kekhususan dalam pengelolaannya. Oleh karena itu, lanjut Herman, Jakarta tetap wilayah penting meski ibu kota negara pindah ke Kalimantan Timur.
Baca juga : Wapres Dukung Rencana Dibentuknya Satgas PPDB
Namun, Dede Yusuf mengaku tidak berniat bertanding dalam Pilkada, lantaran syarat pendaftarannya harus mundur dari posisi anggota DPR terpilih.
Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani menilai, penolakan Dede Yusuf dapat dipahami.
Meskipun, kata dia, Partai Demokrat melihat Dede Yusuf memiliki potensi di dua Pilgub, yakni Jakarta dan Jawa Barat.
Lantas, apakah nama Dede Yusuf akan tetap digaungkan Partai Demokrat untuk Pilgub Jakarta? Adakah penggantinya? Ataukah Dede akan luluh dengan penugasan dari DPP Demokrat?
Baca juga : Mahfud MD Berharap Besar Kepada Prabowo
Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara dengan Kamhar Lakumani.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.