BREAKING NEWS
 

Heboh Peternak Buang 50 Ribu Liter Susu Sapi, Masalahnya Di Mana? Solusinya Apa?

Firman Soebagyo: Pemerintah Harus Datangi Pabrik Susu

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DAUD FADILLAH
Senin, 11 November 2024 07:40 WIB
Firman Soebagyo, Anggota Komisi IV DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Apakah benar bahwa susu sapi dari peternak lokal ditolak, karena pabrik memilih susu impor?

Adsense

Ini belum diklarifikasi. Kemarin kan ada isu pajak yang menimpa koperasi, terus ada isu impor. Apakah ini ada desain dari importir.

Apa saran Anda?

Ini harus cepat ditangani pihak-pihak terkait. Jika tidak bisa cepat, di mana letak kepedulian, di mana letak sense of crisis, teman-teman yang ada di Pemerintahan. Padahal, pesan Pak Prabowo harus cepat menangani hal-hal yang terjadi di masyarakat.

Baca juga : Menteri Fadli Zon Pulihkan Artefak Sejarah Indonesia

Selain itu, apa lagi yang harus dilakukan Pemerintah?

Pemerintah juga perlu mendatangi pabrik susunya. Kalau tidak mau me­nampung susu peternak lokal, izinnya cabut. Pak Prabowo kan sudah mem­berikan dukungan untuk produk lokal.

Apakah ini berhubungan dengan program makan bergizi gratis?

Nah, betul. Program makan bergizi ini kan menjadi incaran konglomerat.

Baca juga : Dukungan Prabowo Dalam Kapasitas Ketum Gerindra

Maksudnya?

Maunya kan semua itu dise­diakan konglomerat, karena nilainya triliunan. Namun, itu tidak sesuai semangatPak Prabowo untuk mem­berdayakan masyarakat, agar ada perputaran uang di tingkat bawah.

Apa lagi yang perlu dilakukan?

Harus ada investigasi. Agar bisa diketahui secara pasti, sumber ma­salahnya ada di mana. NNM

Baca juga : Pelanggan KAI Bisa Beli Tiket Mulai Kamis Pekan Ini

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 11 November 2024 dengan judul "Heboh Peternak Buang 50 Ribu Liter Susu Sapi, Masalahnya Di Mana? Solusinya Apa? Firman Soebagyo: Pemerintah Harus Datangi Pabrik Susu"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense