Dark/Light Mode

Tak Mau Terlibat Lagi Di Pemerintahan

Putri Trump Trauma Ditinggalkan Teman

Senin, 11 November 2024 06:30 WIB
Donald Trump (kiri), putrinya Ivanka Trump (tengah), dan suaminya Jared Kushner menghadiri acara seni bela diri campuran Ultimate Fighting Championship (UFC) 299 di Kaseya Center di Miami, Florida, Amerika Serikat, 9 Maret 2024. Foto: GIORGIO VIERA/AFP
Donald Trump (kiri), putrinya Ivanka Trump (tengah), dan suaminya Jared Kushner menghadiri acara seni bela diri campuran Ultimate Fighting Championship (UFC) 299 di Kaseya Center di Miami, Florida, Amerika Serikat, 9 Maret 2024. Foto: GIORGIO VIERA/AFP

RM.id  Rakyat Merdeka - Putri sulung Donald Trump, Ivanka memiliki pengalaman tidak menyenangkan saat ayahnya menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Ivanka, pernah ditinggalkan teman-temannya karena dia terlibat dalam Pemerintahan. Atas pengalaman itu, ia tidak mau mengulangi kesalahan yang sama saat nanti ayahnya dilantik jadi Presiden.

Ivanka menyatakan setuju dengan ayahnya, Presiden terpilih AS, Donald Trump yang menyampaikan tidak akan melibatkan keluarganya dalam pemerintahan.

Pernyataan itu pernah disampaikan Trump kepada Fox News Juni lalu.

“Saya akan selalu mencintai dan mendukung ayah saya. Ke depannya saya akan melakukannya di luar arena politik,” katanya, dilansir New York Times.

Baca juga : Raline Shah, Kekasih Tak Suka Diekspose

Saat Trump menjadi Presiden pada 2016, Ivanka bertugas sebagai penasihat senior di Gedung Putih. Ivanka juga menjabat sebagai asisten utama dan mengepalai Kantor Inisiatif Ekonomi dan Kewirausahaan dalam pemerintahan ayahnya.

Meski senang bisa membantu sang ayah di pemerintahan, Ivanka mengaku dunia pemerintahan dan politik membawa dampak buruk pada keluarganya.

“Ada teman-teman Jared dan saya yang meninggalkan kami karena terlibat dalam pemerintahan ayah (Trump). Ini menyakitkan,” aku Ivanka dikutip The Cut Sabtu (9/11/2024).

“Saya ingin menjaga kehidupan yang biasa saja,” tegas Ivanka.

Baca juga : Para Pejabat Diminta Ketatkan Ikat Pinggang

Keputusan sang putri didukung Trump. Ia mengaku tidak tega jika keluarganya harus menderita selama dia menjabat sebagai presiden.

“Saya rasa sudah cukup peran keluarga sebagai penyemangat. Tidak perlu mereka merasakan sulitnya situasi di pemerintahan,” ujar Trump dikutip dari USA Today, Kamis (7/11/2024).

Meski tidak masuk lingkaran pemerintahan, Ivanka tetap aktif sebagai pendukung kemajuan teknologi dan kesejahteraan anak-anak di Negeri Paman Sam itu. Dia disebut tengah sibuk bekerja sama dengan pakar teknologi serta fokus mengatasi perdagangan dan keselamatan anak di internet.

Tidak jauh berbeda, suaminya, Jarred Kushner, juga tidak memiliki rencana kembali ke dunia politik. Namun, ia akan memberikan nasihat kepada tim transisi jika diperlukan.

Baca juga : Buang Susu Sapi Karena Rugi, Aksi Petani Jateng Disorot DPR

“Saya sangat menikmati kesempatan sebagai keluarga untuk menjauh dari sorotan. Bekerja di Gedung Putih merupakan pekerjaan berisiko tinggi,” ujar Kushner.

Kushner pernah menjadi penasihat senior Trump dan Direktur Office of American Innovation, serta menangani berbagai kebijakan di pemerintahan. Ayah tiga anak itu juga terlibat dalam upaya perdamaian Timur Tengah dan menjalin kerja sama dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.