Sebelumnya
Partisipasi masyarakat untuk mencoblos pada Pilkada Jakarta disebut mengalami penurunan. Pandangan Anda?
Pilkada Jakarta penuh dengan dinamika dan kontroversi. Mulai dari pencalonan yang dianggap kurang sejalan dengan aspirasi politik warga dan elite lokal.
Contohnya?
Figur yang diinginkan, justru tidak mendapatkan tiket politik. Sedangkan tokoh yang tidak mengakar di Jakarta dan identik dengan daerah lain, malah dicalonkan.
Baca juga : Wahyu Dinata: Menurun Atau Tidak, Belum Bisa Dihitung
Seberapa besar dampaknya?
Terjadi keterputusan aspirasi antara warga dan pasangan calon yang tersedia dalam Pilkada 2024.
Masyarakat pun merasa dikhianati partai-partai yang baru saja mereka pilih pada Pemilu Legislatif. Jadi, ada isu ketidakpercayaan terhadap partai dan elite politik, atas rentetan peristiwa yang terjadi sejak Pemilu sampai Pilkada.
Apa akibatnya?
Baca juga : Menhub Minta Pendampingan Proyek
Itu menimbulkan, salah satunya, adanya gerakan coblos semua atau GERCOSS yang disuarakan sejumlah kalangan. Sebagian lainnya tidak datang menggunakan hak pilihnya ke TPS.
Ataukah masyarakat jenuh menghadapi pemilihan?
Iya, masyarakat juga masih lelah dengan dinamika Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang cukup menguras konsentrasi. Kemudian, masyarakat harus menghadapi Pilkada yang juga disertai kontroversi. Hal itu membuat mereka mengambil jeda dan berjarak dari proses Pilkada.
Faktor lainnya?
Baca juga : Gerindra Garansi Prabowo Majukan Pendidikan Indonesia
Upaya replikasi koalisi di tingkat nasional untuk tingkat Jakarta, juga menimbulkan apatisme dan kebosanan warga Jakarta yang relatif terdidik dan melek politik.
Nah, apatisme itu lalu diekspresikan dengan cara tidak datang ke TPS, untuk tidak menggunakan hak pilih. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 30 November 2024 dengan judul "Di Pilkada Jakarta 2024, Partisipasi Pemilih Menurun, Titi Anggraini: Warga Jakarta Merasa Dikhianati"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.