BREAKING NEWS
 

Tentang Rencana Bikin Sekolah Rakyat Pemerataan Atau Perlebar Jurang?

Lalu Hadrian Irfani: Sekolah Rakyat, Bentuk Pemerataan Pendidikan

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Minggu, 12 Januari 2025 07:40 WIB
Lalu Hadrian Irfani, Wakil Ketua Komisi X DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah berencana membangun Sekolah Rakyat bagi rakyat yang mengalami kemiskinan ekstrem.

Niat itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar.

Di sela-sela acara talkshow dengan ketua OSIS SMA sederajat, se-Daerah Khusus Jakarta (DKJ) di Gedung Konvensi TMPN Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2025), Muhaimin membeberkan rencana Pemerintah membangun Sekolah Rakyat bagi masyarakat yang kurang mampu.

Baca juga : Kapolri Dan Maruarar Komitmen Sukseskan Program 3 Juta Rumah

Nantinya, Sekolah Rakyat di bawah naungan Kementerian Sosial. Tujuannya, untuk memastikan anak-anak yang tumbuh dalam ekonomi keluarga kurang mampu, termasuk kategori miskin ekstrem, tidak terabaikan. “Harapannya, anak-anak terlantar bisa tertangani," kata dia.

Mengenai hal tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, Kementerian Sosial segera membuat Sekolah Rakyat (SR). “Perintah Pak Presiden Prabowo agar kami membangun Sekolah Rakyat,” kata Saifullah ketika berbincang dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, di kantor Kemendikdasmen, dalam keterangan resmi, Selasa (7/1/2025). 

Menurutnya, perintah untuk pembentukan Sekolah Rakyat disampaikan Presiden Prabowo saat rapat koordinasi pemberdayaan masyarakat di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/1/2025).

Baca juga : Pemerintah Mau Capai Swasembada Pangan

“Tujuan utama Sekolah Rakyat untuk memutus mata rantai kemiskinan. Jika orangtuanya miskin, jangan sampai anaknya jadi miskin. Ini harus diputus dengan menyekolahkan mereka,” kata Saifullah.

Wacana pembentukan Sekolah Rakyat, menuai kontroversi. Ada yang mendukung. Ada juga yang mengkritiknya.

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, salah satu yang mendukung Sekolah Rakyat untuk direalisasikan. Baginya, hadirnya Sekolah Rakyat akan membuat akses pendidikan bagi masyarakat miskin akan terpenuhi.

Baca juga : PKB: Para Gus Dan Kiai Penting Terjun Ke Politik

Namun, Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim khawatir, hadirnya Sekolah Rakyat akan membuat sistem pendidikan semakin tidak jelas. “Nanti terjadi tumpang tindih,” ingatnya.

Berikut ini, wawancara dengan Lalu Hadrian Irfani mengenai wacana tentang Sekolah Rakyat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense