Sebelumnya
Banjir terjadi di Bogor, Bekasi, Jakarta dan Tangerang. Apa penyebabnya?
Penyebab banjir itu memang harus dilihat. Hutan kita memang sudah banyak yang gundul.
Aktivis WALHI menilai, masalah tata ruang di hulu menjadi penyebabnya. Pendapat Anda?
Selain akibat dari masalah tata ruang, ada juga dari pemberian sertifikat gratis atau program reforma agraria. Itu menjadi salah satu pemicu. Itu tidak hanya di Jakarta, hampir di seluruh daerah.
Baca juga : Dwi Sawung: Penyebabnya Bukan Sekadar Krisis Iklim
Ada juga kebijakan-kebijakan lain, seperti tambang galian golongan C. Itu tidak terkontrol. Tambang galian C ini kembali lagi, ada oknum-oknum aparat yang membekinginya. Karena itu, hukum harus ditegakkan.
Kemudian, lahan yang tidak ada tanaman tegak, dijadikan tanaman pertanian, itu cukup signifikan terhadap banjir. Makanya, tidak heran kalau banjir semakin meluas.
Kalau di hilirnya, adakah catatan Anda?
Di Jakarta, ada dampak dari pembangunan, baik itu perumahan atau gedung-gedung bertingkat. Hampir semua gorong-gorongnya tidak tersentuh. Sehingga, gorong-gorongnya penuh, berisi sampah, sehingga air dari atas itu meluap.
Baca juga : Kemendagri Bentuk Tim Cek Efektivitas Anggaran
Di luar negeri, gorong-gorong bisa mencapai enam meter. Kalau di sini, gorong-gorongnya tidak sampai satu meter dan tidak dirawat dengan baik.
Saran Anda?
Khusus wilayah Jakarta, lebih baik hilangkan saja pembatas jalan bus (Transjakarta). Itu tidak ada gunanya. Kalau ada banjir, sekat-sekat itu menghambat aliran air.
Bagaimana dengan wilayah lainnya?
Baca juga : Prabowo Tidak Main-main
Perencanaan pembangunan harus disinkronkan antara provinsi Jawa Barat, Jakarta, Banten. Selain bisa pakai sistem aglomerasi, bisa juga dengan subsidi silang antar provinsi. Ini kan sebab akibat. Jadi, jangan dibebankan kepada Provinsi Jawa Barat saja, tapi yang menikmati wilayah lainnya.
Solusi dari Anda?
Dengan adanya Undang-Undang tentang Jakarta yang sudah aglomerasi, pembangunan di Jabodetabek hendaknya bisa disinkronkan. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 8 Maret 2025 dengan judul "Terjang Bogor, Jakarta, Bekasi, Tangerang, Kenapa Banjir Terus Berulang? Firman Soebagyo: Bukan Cuma Karena Masalah Tata Ruang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.