BREAKING NEWS
 

Bagaimana Keberadaan DKPP Ke Depan, Diperkuat Apa Dibubarkan?

Ahmad Irawan: Saya Pribadi Nggak Puas Kinerja DKPP

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Selasa, 13 Mei 2025 07:50 WIB
Ahmad Irawan, Anggota Komisi II DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Pada saat RDP, Anda mengusulkan DKPP dibubarkan, itu sebenarnya bagaimana?

Jadi gini, saya sampaikan di RDP, kan ada upaya untuk menguatkan DKPP dengan penguatan kesekjenan. Saat ini kan kesekjenan DKPP berada di Kemendagri. Dengan kesekjenan di Kemendagri, DKPP merasa diintervensi, dan merasa nggak mandiri. Saya sampaikan, kalau pilihannya itu adalah penguatan kesekjenan, maka menurut saya, DKPP lebih baik dibubarkan saja.

Apa alasan Anda meminta dibubarkan?

Baca juga : Heddy Lugito: Kewenangan DKPP Itu Kan Diberikan UU

Karena kalau membentuk kesekjenan, orang akan berpikir bahwa penegakan kode etik itu kelembagaan yang bersifat tetap. Hari ini mereka minta kesekjenan, besok minta perwakilan lagi di daerah, dan seterus-seterusnya, kan. Makanya, kalau saya lebih baik dibubarkan.

Kenapa?

DKPP itu organ tata usaha negara. Di Undang-Undang, disebutkan sebagai fungsi. Bukan nama lembaga, tapi fungsi.

Baca juga : Perangi Hoax Dengan Jurnalisme Berkualitas

Fungsi sebagai organ tata usaha negara, itu kan mereka nggak boleh menyalahi. Tapi dalam praktiknya banyak yang menyalahi.

Bisa Anda jelaskan contohnya?

Misalnya, mereka itu tidak hanya memecat pengelenggara, tapi juga sampai memberikan sanksi demosi ke Aparatur Sipil Negara (ASN) di KPU.

Baca juga : 20 DPW Ingin Punya Ketua Umum Baru

Anda melihat selama ini kinerja DKPP juga belum memuaskan?

Soal kinerja, kami mendapatkan banyak data dan informasi, keluhan dan lain-lain sebagainya. Dari banyak putusan yang sifatnya publik itu, tentu saya pribadi nggak puas dengan kinerja DKPP. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 13 Mei 2025 dengan judul "Bagaimana Keberadaan DKPP Ke Depan, Diperkuat Apa Dibubarkan? Ahmad Irawan: Saya Pribadi Nggak Puas Kinerja DKPP"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense