Sebelumnya
Publik mempertanyakan kenaikan anggaran mobil dinas pejabat. Bisa Anda jelaskan apa yang mendasari kenaikan ini?
Kenaikan ini sebenarnya karena adanya penyesuaian terhadap kondisi pasar dan juga kebijakan kendaraan ramah lingkungan. Saat ini ada peluang untuk menggunakan kendaraan listrik, yang dengan spesifikasi yang sama harganya memang lebih mahal dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil.
Jadi ini untuk membeli mobil listrik?
Baca juga : Pemerintah Genjot Skill Menuju Tingkat Global
Betul. Angka tersebut naik karena mempertimbangkan transisi ke kendaraan listrik. Ini bukan soal menghamburkan anggaran, tapi bagian dari penyesuaian terhadap arah kebijakan Pemerintah.
Namun masyarakat menilai hal ini bertentangan dengan semangat efisiensi yang sedang digaungkan Pemerintah. Bagaimana tanggapan Anda?
Kita tidak mengabaikan prinsip efisiensi. Pemerintah tetap menjalankan efisiensi dari sisi penganggaran. Salah satunya dengan mengoptimalkan kendaraan dinas yang sudah ada, dan juga melakukan pembatasan dalam pengadaan kendaraan baru sesuai kebutuhan.
Baca juga : Bahlil Selalu Terbiasa Melihat Akar Masalah Dengan Cermat
Apakah kebijakan efisiensi ini sudah diterapkan secara menyeluruh?
Ya, dari sisi penganggaran, efisiensi dilakukan dengan cara memaksimalkan kendaraan yang tersedia. Pengadaan kendaraan baru dibatasi. Jadi, sekali lagi, kenaikan ini bukan berarti kita tidak mempertimbangkan efisiensi. Kebijakan ini mempertimbangkan banyak aspek, termasuk arah kebijakan energi dan pasar.
Bagaimana penentuan nilai anggaran tersebut?
Baca juga : Semua Truk ODOL Yang Melintas Bakal Ditindak
Standar biaya yang kami tetapkan berasal dari standar atau satuan biaya yang didasarkan pada harga pasar. Jadi nilainya bukan sembarangan, melainkan mencerminkan realita harga kendaraan saat ini, terutama untuk kendaraan listrik. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 10 Juni 2025 dengan judul "Di Tengah Aksi Gencar Efisiensi, Anggaran Mobil Dinas Pejabat Kok Naik Lisbon Sirait: Pemerintah Tetap Jalankan Efisiensi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.