Sebelumnya
Setelah kepala daerah, Kemendagri berencana untuk menggelar retret bagi Sekda. Apa respons Anda?
Seharusnya pemerintah melakukan evaluasi hasil retret yang pertama dulu. Evaluasi komprehensif terhadap hasil dari retret kepala daerah yang pertama maupun yang kedua. Apakah materi yang diberikan sudah tepat dan efektif untuk kebijakan jangka panjang maupun jangka menengah daerah.
Karena masing-masing daerah punya program berbeda dan pendekatannya juga beda. Kepala daerah juga punya janji politik dengan masyarakatnya. Sehingga tidak bisa disama ratakan.
Soal retret Sekda. Bagaimana?
Baca juga : Bahlil Perbaiki Tata Kelola Sumur Minyak Rakyat
Sekda ini kan birokrat. Seorang Sekda pastinya sudah banyak mendapatkan pengalaman dan pelatihan selama mereka menjabat. Pengalamannya sudah puluhan tahun. Berbeda dengan kepala daerah yang berasal dari berbagai latar belakang dan sepenuhnya belum mengetahui program kerja di daerah.
Berarti, menurut Anda retret Sekda ini belum begitu penting?
Saya rasa tidak terlalu urgent untuk digelar.
Perlu ditinjau ulang kah?
Baca juga : Demokrat Rancang Strategi Sejak Dini Hadapi Pemilu 2029
Ya, harus lah. Kalau Sekda sudah banyak asam garam birokrasi dan pengalaman yang banyak untuk mengelola pemerintahan sehingga tidak perlu lah untuk ada pelatihan semacam retret.
Kalau pun ada retret Sekda, apakah tidak mubazir?
Ya, itu diserahkan aja. Lebih baik kepala daerah yang sudah mengikuti retret untuk diseminasi hasil retret mereka kepada jajarannya di bawah, termasuk Sekda.
Kepala daerah menjelaskan kepada Sekda mana program nasional dan program prioritas daerah agar hasil retret yang sudah diterima oleh kepala daerah bisa disesuaikan dengan kondisi daerahnya masing-masing. REN
Baca juga : Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Di Musim Liburan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 30 Juni 2025 dengan judul "Setelah Kepala Daerah Tahap I Dan II, Kemendagri Akan Gelar Retret Untuk Sekda Seluruh Indonesia, Misbah Hasan: Retret Untuk Sekda Tidak Terlalu Penting"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.