BREAKING NEWS
 

Ganjil Genap (Gage) Diusulkan Atasi Macet Di TB Simatupang

Tulus Abadi: Terapkan Gage, Bukan Memangkas Trotoar

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Selasa, 26 Agustus 2025 07:40 WIB
Tulus Abadi, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan sedang ramai diperbincangkan dan dikeluhkan masyarakat di media sosial. Muncul usulan agar diberlakukan ganjil-genap (Gage) di Jalan TB Simatupang untuk mengurai kemacetan. Namun, usulan ini justru menimbulkan pro kontra.

Usulan itu datang dari Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi. Menurut dia, perlu adanya kebijakan yang lebih nyata dalam mengurangi kemacetan di Jalan TB Simatupang.

“Menerapkan kebijakan yang lebih visible dan komprehensif dari sisi managemen transportasi publik, yakni terapkan ganjil genap dan perkuat akses angkutan umum,” ujar Tulus, Senin (25/8/2025).

Baca juga : Pelaku Tindak Pidana Tidak Bisa Hindari Proses Hukum

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah tidak sependapat kalau diberlakukan ganjil genap di Jalan TB Simatupang. Menurut dia, jika ada kebijakan tersebut, akan menimbulkan dampak negatif kepada masyarakat. “Jangan buat kebijakan yang bikin masyarakat panik. Apalagi fasilitasnya belum memadai,” tegas Ida kepada Rakyat Merdeka, Senin (25/8/2025).

Ida lebih mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta untuk memanfaatkan trotoar. Menurut dia, harus ada berbagai solusi untuk mengatasi kemacetan di Jalan TB Simatupang. “Tentu saya mendukung. Namun, saya akan minta Dinas Perhubungan untuk tetap mengaturnya,” ujar Ida.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, bahwa kemacetan yang terjadi di Jalan TB Simatupang hanya bersifat sementara. Dia menambahkan, kemacetan itu akibat adanya tiga proyek pembangunan di kawasan tersebut. 

Baca juga : Suyudi: Ayo Bersatu, Kita Perangi Narkotika!

“Pembangunannya memang saya sudah melihat sendiri parah dan untuk itu harus ada rekayasa lalu lintas,” kata Pramono di Rumah Susun Tower Cakung Barat, Jakarta Timur, Senin (25/8/2025).

Salah satu solusi yang diambil oleh Pemprov Jakarta adalah dengan memanfaatkan trotoar. Dia menuturkan, bukan seluruh trotoar yang akan dipangkas, melainkan hanya bagian trotoar yang tidak dapat digunakan karena terdampak pembangunan proyek. "Itu trotoar memang juga tidak bisa dipakai untuk jalan sebagai pedestrian," jelas Pramono.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk memastikan lalu lintas di ruas padat seperti TB Simatupang tetap mengalir selama masa pembangunan berlangsung. “Saya sudah meminta kepada Dinas Kominfo untuk setiap hari mengumumkan bahwa memang di situ ada persoalan,” ujarnya.

Baca juga : Mendes Ajak Apdesi Sukseskan Asta Cita

Lantas, apa solusi terbaik untuk mengatasi kemacetan di Jalan TB Simatupang? Apakah dengan ganjil-genap? Pemanfaatan trotoar atau ada solusi lainnya?

Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara selengkapnya dengan Tulus Abadi dan Ida Mahmudah di bawah ini. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense