Sebelumnya
Bagaimana pandangan Anda mengenai langkah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang mengeluarkan edaran kepada RT dan RW agar pelaksanaan Siskamling ditingkatkan?
Bisa. Tetapi sebaiknya, ini betul-betul menjadi gerakan yang datang dari mayarakat. Saya lebih mengusulkan ada forum warga, di mana budaya kewargaan, gotong royong, kolaborasi, guyub bisa dibuat. Kalau Siskamling mau dijalankan, bisa diterapkan dengan situasi dan kondisinya.
Maksudnya bagaimana?
Baca juga : Zulfikar Arse Sadikin: Ketertiban Dan Keamanan Tanggung Jawab Bersama
Di daerah perumahan perlu juga ada forum warga. Karena sering kejadian rumah-rumah mewah jadi tempat pembuatan narkotika, _call center_ kriminal dan lainnya. Karena mereka para penjahat menganggap perumahan mewah tidak ada yang mengawasi. Apapun kata bang Napi, ingat kejahatan itu karena ada kesempatan.
Menurut Anda, arahan dari Mendagri agar RT/RW meningkatkan Siskamling ini bisa efektif?
Pemerintah Pusat, Pemda dan masyarakat wajib berkolaborasi dalam menjaga lingkungan, dan siskamling Adalah salah satunya. Kalau lainnya itu, ada forum warga dimana masyarakat dapat berkomunikasi langsung dengan RT, RW, lurah kalau perlu camat atau perwakilan Pemda untuk menyelesaikan masalah yang ada di lingkungan.
Baca juga : Banjir Bali Mulai Surut, 16 Orang Tewas, 500 Orang Ngungsi
Masalah seperti apa?
Ya misal masalah narkoba, masalah anak muda, lingkungan, banjir dan lainnya. Itu harus masuk dalam forum warga. Seluruh sumber daya pusat dan daerah bisa di libatkan.
Terus bagaimana pengawasan terkait jalannya Siskamling jika ini arahan dari Pemerintah Pusat?
Baca juga : RUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas 2025
Urusan pengawasan harus dilakukan secara partisipatif dan integratif. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 12 September 2025 dengan judul "Siskamling Dan Pos Ronda Bisakah Diaktifkan Kembali? Mardani Ali Sera: Harusnya Ini Menjadi Gerakan, Bukan Paksaan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.