Sebelumnya
Pemerintah melalui BGN akan memberikan insentif 100 ribu bagi guru yang menjadi penanggung jawab program MBG. Apa pendapat Anda?
Langkah yang dilakukan BGN ini kami apresiasi dan kami hormati, ya. Pada prinsipnya kami menghargai niat baik dari BGN yang ingin memberikan insentif kepada para guru. Dan sebenarnya, apa yang dilakukan oleh BGN ini sebagai bentuk terima kasih kepada guru-guru kita yang telah mengurus MBG di masing-masing sekolahnya. Kenyataan di lapangan, yang mengurus MBG ketika sudah didistribusikan ke sekolah, ya para guru.
Menurut Anda, apakah angka 100 ribu cukup atau perlu ditambah?
Baca juga : Kalangan Dewan Senang UMKM Bisa Kelola Tambang
Kalau boleh dibilang angka 100 ribu itu masih kurang cukup dan masih kurang layak, lah.
Berapa layaknya?
Setidaknya 10 hari, 300 ribu. Jadi, kalau dikalkulasikan selama sebulan itu mencapai 900 ribu. Ya, dibulatkan 1 juta lah. Saya kira cukup lah untuk menambah pemasukan. Saya rasa angka yang layak dan Insya Allah masuklah di dalam anggaran BGN. Sebab, BGN ini mengelola 335 triliun di tahun 2026.
Baca juga : Aspirasi Warga Bukan Cuma Didengar, Tapi Ditindaklanjuti
Lalu, apa yang Anda lakukan untuk merealisasikan besaran angka tersebut?
MBG ini kan dianggarkan dari anggaran pendidikan. Otomatis kami di Komisi X DPR tentu akan mengawasi. Tetapi, perlu diingat bahwa BGN ini bukan mitra langsung dari Komisi X, sehingga kami di dalam memberikan usulan, masukan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pak Menteri dengan seluruh jajaran akan berkomunikasi dengan BGN.
Ada yang menilai ketika misalnya diberikan insentif 100 ribu tapi bebannya guru menjadi lebih berat. Bagaimana?
Baca juga : Gara-gara PAW Anggota Dewan, Kantor Golkar Maluku Dirusak
Saya kurang sepakat kalau para guru harus bertanggung jawab terhadap pelaksanaan MBG di sekolah ketika ada masalah seperti keracunan. Yang bertanggung jawab tetap BGN. Karenanya, untuk menghindari berbagai masalah, dapur-dapur atau SPPG yang bermasalah dan melanggar SOP ditutup. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 11 Oktober 2025 dengan judul "Pro Kontra Insentif Guru Penanggung Jawab MBG, Lalu Hadrian Irfani: Yang Dilakukan BGN Bentuk Terima Kasih"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.