BREAKING NEWS
 

Pro Kontra Insentif Guru Penanggung Jawab MBG

Lalu Hadrian Irfani: Yang Dilakukan BGN Bentuk Terima Kasih

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Sabtu, 11 Oktober 2025 07:10 WIB
Lalu Hadrian Irfani, Wakil Ketua Komisi X DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pemberian Insentif Bagi Guru Penanggung Jawab Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Penerima Manfaat.

Surat itu diteken Kepala BGN Dadan Hindayana pada Senin, 29 September 2025.

“Pemberian insentif ini bukan sekadar kompensasi finansial, melainkan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi guru dalam mendukung keberhasilan program,” tulis surat edaran tersebut.

Baca juga : Kalangan Dewan Senang UMKM Bisa Kelola Tambang

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, belum melakukan pembahasan mengenai rencana guru sebagai penanggung jawab program tersebut. Ia akan mencoba membahas insentif guru itu dalam Peraturan Presiden (Perpres) mengenai pelaksanaan MBG. Perpres saat ini masih proses.

“Tunggu sampai Peraturan Presiden keluar, baru nanti kami sampaikan,” kata dia yang memastikan rencana pemberian insentif itu belum diputuskan.

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani setuju dan mendukung upaya Pemerintah yang ingin memberikan insentif kepada para guru yang ikut serta dalam menyukseskan program MBG.

Baca juga : Aspirasi Warga Bukan Cuma Didengar, Tapi Ditindaklanjuti

Menurut dia, pemberian insentif merupakan niat baik dari Pemerintah kepada para guru atas berbagai dedikasinya. “Kami menghargai niat baik dari BGN,” kata Lalu.

Namun, Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri kurang sepakat dengan pemberian insentif bagi guru. Baginya, pemberian insentif bagi guru penanggung jawab program MBG di sekolah adalah bentuk lepas tangan.

“Menurut kami dengan terbitnya SE ini patut diduga BGN mencoba lepas tangan dari tanggung jawab terhadap fenomena keracunan MBG di sekolah,” kata Iman.

Baca juga : Gara-gara PAW Anggota Dewan, Kantor Golkar Maluku Dirusak

Untuk lebih jelasnya, berikut wawancara Lalu Hadrian Irfani terkait insentif bagi guru.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense