Sebelumnya
Kemarin, ada usulan pembangunan Kopdes Merah Putih anggaran sebesar 1,6 miliar. Apa tanggapan Anda?
Anggaran Rp 1,6 miliar per unit Kopdes menjadi sangat memprihatinkan ketika dikaitkan dengan jumlah koperasi desa/kelurahan yang sudah mencapai sekitar 8.000 unit (data Setkab 2025).
Jika semua koperasi tersebut dibangun dengan skema fisik serupa, total anggaran bisa mencapai sekitar Rp 12,8 triliun (Rp 1,6 miliar x 8000). Triliunan rupiah yang menimbulkan risiko pemborosan anggaran publik apabila tidak didukung perencanaan matang.
Mengalokasikan dana besar tanpa analisis mendalam tentang kebutuhan lokal dan potensi bisnis koperasi bisa berarti membangun/menyuburkan monumen koperasi. Bangunan megah tanpa fungsi produktif yang nyata, hanya menjadi beban keuangan negara.
Baca juga : Bahlil Buka Akses Listrik Bagi 100 Warga Fakfak
Kenapa Anda masih pesimistis?
Saat ini, fakta bahwa banyak Kopdes belum memiliki usaha yang berjalan secara optimal menambah kekhawatiran efektivitas investasi ini.
Tanpa unit bisnis yang hidup, misalnya usaha ritel desa, simpan pinjam, UMKM, atau gudang, gedung koperasi hanya menjadi gedung kosong atau ruang administrasi yang minim manfaat.
Apakah dalam pembangunan Kopdes perlu transparan?
Baca juga : DPR Siapkan Bab Khusus Cegah Bullying Di Sekolah
Betul. Transparansi dan akuntabilitas menjadi keniscayaan. Karena tanpa transparansi skema pengadaan barang dan jasa untuk pembangunan Kopdes membuka celah potensi korupsi.
Terlebih jika tidak diawasi dengan transparan dan profesional, misalnya melalui audit berkala, keterlibatan musyawarah desa, dan sistem e-procurement. Pembangunan Kopdes bisa menjadi ladang korupsi berskala luas.
Menurut Anda, apakah biaya pembangunan Kopdes sebesar 1,6 miliar bisa ditekan?
Anggaran bisa ditekan lewat desain modular, prioritas fungsi esensial, dan procurement yang kompetitif dan transparan. REN
Baca juga : Menekraf: Desain Grafis Perkuat Industri Kreatif
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 21 November 2025 dengan judul "Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih Rp 1,6 Miliar, Badiul Hadi: Harusnya Anggaran Masih Bisa Dipangkas"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.