BREAKING NEWS
 

Renggut 700 Nyawa Dan Ratusan Orang Masih Hilang, Layakkah Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional?

Ujang Komaruddin: Saat Ini, Pak Presiden Sedang Lakukan Kajian

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Rabu, 3 Desember 2025 07:10 WIB
Ujang Komaruddin, Mantan Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Banyak pihak yang mendesak agar Pemerintah menetapkan bencana di Sumatera sebagai bencana nasional. Tapi, kenapa Pemerintah belum juga menetapkan sebagai bencana nasional?

Untuk menetapkan bencana nasional atau tidak itu merupakan kewenangan Pak Presiden. Pak Presiden sedang mengkaji, kan.

Dulu, di Indonesia pernah terjadi gempa dahsyat pada tahun 2006. Persisnya di Jogja dan jumlah korbannya kalau tidak salah sekitar 6 ribu jiwa, tapi tidak pernah disebut sebagai bencana nasional.

Baca juga : Korban Banjir Sumatera Bisa Urus Secara Gratis

Kenapa?

Karena dianggap Pemprov masih bisa menjalankan tugas-tugasnya. Melakukan penyelamatan kepada warganya.

Kalau bencana di Sumatera, bagaimana?

Baca juga : Menteri PPN Luncurkan Dana Inovasi Teknologi

Saya nggak tahu yang sekarang, ya. Apakah ini dilihat dari jumlah korbannya atau apa saja. Yang pasti banyak variabelnya.

Kita persilakan kepada Pemerintah mengkaji secara mendalam apakah longsor di Sumatera ini bisa dijadikan bencana nasional atau tidak. Kan tentu itu ada di wilayah Pak Presiden dan timnya. Yang pasti kajian itu menjadi penting sebagai dasar bahwa layak atau tidak ditetapkan bencana nasional. Yang lebih penting adalah masyarakat lagi butuh dibantu, ditolong.

Menurut Anda apakah Pemerintah sudah optimal dalam hal memberikan bantuan?

Baca juga : Kapolri Serahkan 8 Truk Bantuan Ke Korban Bencana

Kalau saya melihatnya sudah optimal. Pemerintah sudah cepat dan responsif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah. Pak Presiden langsung menerjunkan Hercules dengan berbagai kebutuhan. DPR dan parpol juga sudah memberikan bantuan dengan maksimal. Cuma, ada pejabat-pejabat yang komunikasi dan menyampaikan ke publik empatinya kurang. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 3 Desember 2025 dengan judul "Renggut 700 Nyawa Dan Ratusan Orang Masih Hilang, Layakkah Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional? Ujang Komaruddin: Saat Ini, Pak Presiden Sedang Lakukan Kajian"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense