Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bencana Mengintai
Menteri PPN Luncurkan Dana Inovasi Teknologi
Rabu, 3 Desember 2025 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/ Bappenas) resmi meluncurkan Dana Inovasi Teknologi (Innovation and Technology Fund/ITF).
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan, program ini menjadi jembatan pembiayaan untuk mendorong inovasi dan teknologi yang mampu menghadirkan solusi adaptasi dan mitigasi risiko iklim.
Peluncuran ITF berlangsung dalam acara bertajuk ITF dan Kajian Solusi Berketahanan Iklim di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Duta Besar Inggris untuk Indonesia–Timor Leste Dominic Jermey, Deputy Resident Representative UNDP Indonesia Sujala Pant, serta Head of Climate and Environment Kedutaan Besar Jerman Maike Lorenz.
Baca juga : Kapolri Serahkan 8 Truk Bantuan Ke Korban Bencana
Dalam sambutannya, Rachmat mengatakan, peluncuran ini sekaligus menegaskan keseriusan pemerintah menghadapi krisis iklim dengan aksi nyata. Bukan retorika atau janji. Dia bahkan menuliskan sebuah buku untuk mendokumentasikan langkah-langkah konkret Indonesia dalam agenda iklim.
“Kami berjanji bukan hanya kepada generasi hari ini, tetapi generasi berikutnya dan dunia,” kata Rachmat.
Dia menyoroti, berbagai bencana yang terjadi belakangan ini bukan hanya dipicu oleh perubahan iklim global, tetapi juga ketidakdisiplinan manusia dalam menjaga lingkungan.
Baca juga : Soroti Banjir Dan Longsor Sumatera, Hanura Galang Bantuan Untuk Korban Bencana
“Sebagian bencana memang karena global climate change, tapi sebagian juga karena persoalan ketertiban dan pelanggaran yang dilakukan manusia,” katanya.
Dia mencontohkan, wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar), mengalami bencana alam akibat diterjang hujan lebat yang memicu banjir bandang, banjir dan tanah longsor.
Sebagai langkah konkret, Rachmat resmi meluncurkan ITF dan dokumen Pembangunan Berketahanan Iklim. ITF berfungsi sebagai jembatan pembiayaan untuk mengembangkan teknologi ramah iklim serta mendorong proyek berbasis inovasi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Baca juga : Jaga Soliditas Internal, Demokrat NTB Gelar Musda Tahun Depan
“Saya berharap ITF mampu merespons kebutuhan secara strategis dan berkolaborasi dengan berbagai skema pendanaan seperti Innovative Development Fund,” tuturnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya