BREAKING NEWS
 

Wisatawan Mancanegara Tembus 15,39 Juta, DPR Soroti Ketimpangan Program Pariwisata Nasional

Rycko Menoza: Konektivitas Daerah Masih Lemah

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : DEDE HERMAWAN
Senin, 9 Februari 2026 07:10 WIB
Rycko Menoza, Anggota Komisi VII DPR RI. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

RM.id  Rakyat Merdeka - Sektor pariwisata Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun 2025. Bahkan melampaui target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang menjadi acuan dalam pembangunan nasional.

Namun, DPR belum puas dan menyoroti kebijakan tersebut. Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi terbarunya menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang tahun 2025 naik pesat sebesar 15,39 juta wisatawan.

Jumlah ini melampaui target pemerintah (RKP 2025) sebesar 14-15 juta. Capaian wisman di 2025 tumbuh 10,80 persen dibanding tahun 2024.

Anggota Komisi VII DPR RI Rycko Menoza menilai torehan kinerja ini cukup membanggakan karena diraih saat situasi perekonomian global mengalami tekanan.

“Saya kira banyak terobosan dan capaian yang diraih yang tentunya menjadi modal yang baik untuk pencapaian di 2026,” ujar Rycko kepada Rakyat Merdeka usai rapat kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Pariwisata, Kamis (4/2/2026) pekan lalu.

Baca juga : Kemensos Matangkan Program MBG Untuk Para Lanjut Usia

Namun demikian, dia melihat cukup banyak persoalan yang menuntut keseriusan Pemerintah untuk peningkatan perekonomian masyarakat dari sektor pariwisata.

Dia lalu menyoroti ketimpangan dalam pelaksanaan program pariwisata nasional serta lemahnya konektivitas daerah, khususnya di Provinsi Lampung.

Menurutnya, ada beberapa persoalan mendasar yang perlu segera dibenahi, terutama terkait keberpihakan program ke daerah.

Salah satunya, pelaksanaan Program 99 Karisma Event Nusantara yang disebut telah digelar, dengan 22 event berada di wilayah Sumatera.

Menurutnya program ini baik adanya, dia menyesalkan banyak wilayah yang memiliki potensi wisata luar biasa tetapi malah tidak masuk destinasi prioritas.

Baca juga : Kabur Saat OTT, Penyuap Oknum Pejabat Bea Cukai Serahkan Diri

Salah satunya Provinsi Lampung.

“Informasi yang saya terima, Lampung justru menjadi satu-satunya provinsi di Sumatera yang tidak masuk Program Wonderful Indonesia,” sebut Rycko.

Sementara Menteri Pariwisata (Menpar) Widyanti Putri Wardhana mengatakan naiknya jumlah wisman ke Indonesia tidak lepas dari kerja keras bersama antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempromosikan pariwisata serta meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan.

“Capaian ini merefleksikan hasil dari kolaborasi yang baik di antara seluruh pemangku kepentingan dalam sektor pariwisata,” ujar Menteri Widyanti.

Adsense

Dirinya pun bersyukur kinerja sektor pariwisata ini meningkat di tengah kondisi global yang tak menentu.

Baca juga : Paket Beras Dan Minyak Jangkau 33,2 Juta KPM

“Dengan pencapaian aktual sebesar 15,39 juta, ini berarti melampaui target dan hasilnya lebih baik dari yang kami proyeksikan sebelumnya,” kata Menpar.

Untuk mengupas persoalan pertumbuhan pariwisata Indonesia, berikut wawancara Rycko Menoza di bawah ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense