BREAKING NEWS
 

Impor 105 Ribu Pick Up India Terus Picu Polemik

Firman Soebagyo: Saya Takut, Barangnya Mangkrak Dan Mubazir

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Selasa, 3 Maret 2026 07:15 WIB
Firman Soebagyo, Anggota Komisi IV DPR. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Bagaimana tanggapan Anda mengenai polemik pembelian mobil dari India?

Adsense

Sebenarnya impor mobil dari India itu tidak masalah. Namun, yang menjadi persoalan adalah kurangnya transparansi dari berbagai pihak terkait dalam proses pengadaannya.

Mengapa sebelumnya Anda mempermasalahkan impor tersebut?

Karena pembelian mobil itu harus dipikirkan secara matang, terutama soal layanan purna jual (after-sales service) dan ketersediaan suku cadang. Di Jakarta saja suku cadangnya sulit dicari, apalagi jika mobil tersebut ditempatkan di desa-desa yang tidak memiliki bengkel memadai.

Baca juga : Suroto: Tawaran India Lebih Kompetitif Dan Efisien

Apa kekhawatiran utama Anda terhadap pengadaan mobil ini?

Saya khawatir mobil-mobil tersebut nantinya menjadi barang mangkrak atau tidak dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, bisa saja berujung pada pemborosan anggaran dan menambah beban keuangan negara.

Jadi persoalan utamanya bukan semata soal harga?

Betul. Kita tidak boleh hanya melihat dari sisi harga yang murah. Pemerintah perlu mengevaluasi secara menyeluruh, termasuk aspek servis, ketersediaan suku cadang, dan nilai jual kembali (resale value).

Baca juga : Legislator Terima Keluhan Tol Sumatera Banyak Lubang

Bagaimana dengan perbandingan harga mobil nasional yang lebih mahal?

Pemerintah seharusnya mengevaluasi kenapa produksi mobil nasional lebih mahal. Salah satu faktornya karena bahan baku industri otomotif, seperti pelat baja, masih banyak yang diimpor dan dikenakan bea masuk, sehingga biaya produksi menjadi tinggi.

Apa yang harus menjadi penekanan dalam pengadaan ini?

Penekanannya adalah transparansi dalam pengelolaan anggaran serta perhitungan yang matang terhadap layanan purna jual dan keberlanjutan penggunaan kendaraan tersebut. REN

Baca juga : Zulhas Tekankan Swasembada Pangan Dan Ekonomi Kerakyatan

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 3 Maret 2026 dengan judul "Impor 105 Ribu Pick Up India Terus Picu Polemik, Firman Soebagyo: Saya Takut, Barangnya Mangkrak Dan Mubazir"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense