BREAKING NEWS
 

Perubahan Status Penahanan Mantan Menag Oleh KPK Tuai Polemik

Bonyamin Saiman: Kami Minta Dewas KPK Periksa Pihak Terkait

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Sabtu, 28 Maret 2026 07:10 WIB
Bonyamin Saiman, Koordinator MAKI. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Apa saja permintaan MAKI kepada Dewas KPK terkait perubahan status tahanan ini?

Kami meminta Dewas KPK untuk melakukan pemeriksaan kinerja dan kepatuhan terhadap Undang-Undang terkait, kepada pihak-pihak yang memiliki peran di lingkungan KPK yang mengambil atau menyetujui keputusan pengalihan penahanan terhadap tersangka Yaqut Cholil Qoumas.

Baca juga : Senayan Usul WFH Tiap Rabu

Selain itu, apalagi?

Kami tentu meminta Dewas KPK untuk menilai apakah keputusan tersebut telah sesuai dengan tata kelola kinerja, kepatuhan Undang-Undang serta prinsip-prinsip tata kelola yang baik atau good governance. Lalu, apakah keputusan yang sudah dikeluarkan KPK itu sudah memenuhi persamaan di hadapan hukum atau equality before the law. Menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada publik secara transparan guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap KPK.

Baca juga : Gibran: Kerukunan Jadi Kunci Kekuatan Bangsa

Apa saja pertimbangan MAKI hingga melaporkan KPK ke Dewas KPK?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan bahwa tersangka YCQ dalam keadaan sehat saat dialihkan penahanannya menjadi tahanan rumah, bukan dalam keadaan sakit. Hal ini bertentangan dengan Deputi Penindakan KPK Asep Guntur yang menyatakan YCQ dalam keadaan sakit GERD dan Asma. Selain itu, Deputi Penindakan KPK Asep Guntur tidak melakukan tes dan cek kesehatan melalui dokter yang kompeten dalam memerintahkan pengalihan tahanan rumah tersangka YCQ. Nyatanya baru belakangan Asep Guntur menyatakan YCQ menderita sakit GERD dan Asma. NNM

Baca juga : KPK: Pengalihan Tahanan Yaqut Bagian Strategi Penyidikan

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 28 Maret 2026 dengan judul "Perubahan Status Penahanan Mantan Menag Oleh KPK Tuai Polemik, Bonyamin Saiman: Kami Minta Dewas KPK Periksa Pihak Terkait"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense