BREAKING NEWS
 

Wacana Pembangunan 1.000 Bioskop Desa Masuk APBN 2027

Sonny Pudjisasono: Tujuannya BantuPH Kecil Di Daerah

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Selasa, 26 Mei 2026 07:10 WIB
Sonny Pudjisasono, Ketua Yayasan PPHUI. Foto: IG PRIBADI

 Sebelumnya 
Ada anggota Komisi VII DPR yang mengusulkan pembangunan 1.000 bioskop dengan anggaran bersumber dari APBN. Apa pandangan Anda mengenai usulan tersebut?

Saya kira usulan itu bagus-bagus saja. Sebagai sebuah ide yang niatnya baik, tentu kami menyambut positif gagasan pembangunan 1.000 bioskop yang dibiayai APBN.

Apakah Anda sepakat dengan ide tersebut?

Pada prinsipnya saya sepakat. Karena tujuan utamanya adalah membantu perkembangan industri perfilman nasional, terutama bagi rumah produksi atau production house (PH) kecil yang selama ini kesulitan memasarkan film mereka.

Baca juga : Presiden Gembleng 400 Calon Pemimpin BUMN Di Hambalang

Menurut Anda, apa motivasi utama dari munculnya usulan itu?

Dari yang saya baca, ide ini muncul untuk menjawab berbagai aspirasi dan keluhan para PH. Saat ini mereka merasa kesulitan mendapatkan ruang tayang di jaringan bioskop besar seperti XXI dan lainnya.

Mengapa PH kecil mengalami kesulitan mendapatkan layar bioskop?

Karena kapasitas layar bioskop terbatas. Bioskop-bioskop besar tentu memiliki pertimbangan bisnis sendiri dalam menentukan film yang diputar. Akibatnya, banyak PH kecil tidak mendapatkan slot penayangan yang memadai.

Baca juga : Pemerintah Kejar Target Nol Persen Kemiskinan

Jadi, niat pembangunan bioskop tersebut sebenarnya untuk menjawab kegelisahan para PH yang selama ini merasa akses mereka terhadap layar bioskop masih sangat terbatas.

Bagaimana Anda melihat posisi pengelola bioskop saat ini?

Kita juga harus memahami bahwa bioskop merupakan usaha swasta murni. Mereka membayar pajak, listrik, dan menggaji para karyawannya sendiri. Namun, di sisi lain, mereka juga belum banyak mendapatkan insentif dari Pemerintah.

Karena itu, saya mengusulkan agar Pemerintah memberikan insentif kepada pengelola bioskop. Dengan adanya insentif, maka kehadiran Pemerintah benar-benar bisa dirasakan oleh semua pihak dalam industri perfilman.

Baca juga : Perkuat Kepengurusan, PSI Jawa Timur Bangun Kekuatan Sampai Desa

Membangun 1.000 bioskop tentu bukan perkara mudah. Bagaimana pandangan Anda soal pendanaan dan konsepnya?

Memang tidak mudah. Bioskop membutuhkan pasokan film yang berkelanjutan agar bisa terus hidup. Selain itu, jenis film yang diproduksi dan ditayangkan di daerah juga harus menyesuaikan dengan kultur masyarakat setempat.

Karena itu, pembangunan bioskop tidak cukup hanya membangun gedungnya saja, tetapi juga harus memikirkan ekosistem perfilman secara menyeluruh, mulai dari produksi, distribusi, hingga penontonnya. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 26 Mei 2026 dengan judul "Wacana Pembangunan 1.000 Bioskop Desa Masuk APBN 2027, Sonny Pudjisasono: Tujuannya BantuPH Kecil Di Daerah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense