Sebelumnya
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai ini langkah Jokowi mengumumkan keanggotaannya untuk mendongkrak elektabilitas PSI.
Apa ada tanggapan terkait ini?
Saya kira hal itu lebih pada menjawab pertanyaan publik selama ini. Apa yang disampaikan Pak Jokowi kemarin, kebetulan saya yang menjadi MC di acara tersebut, hanya sebuah pengumuman saja atas pertanyaan masyarakat, “Benar atau tidak (Pak Jokowi) sudah di PSI?”. Padahal kami sudah berulang kali menyampaikan sejak 2025 bahwa Jokowi sudah bersama PSI.
Sebenarnya, berapa besar pengaruh Jokowi dalam mendongkrak elektabilitas PSI?
Saya kira cukup besar. Kalau dulu, sebelum 2024, PSI itu tidak lolos ke Senayan, padahal sudah ada Pak Jokowi. Namun, yang tidak dipahami oleh publik, pada saat 2024 itu Pak Jokowi belum bergabung dan menyatakan masuk PSI.
Baca juga : Adi Prayitno: Tantangan Utama PSI Adalah Mesin Politik
Apakah kunker Jokowi bersama PSI ke beberapa daerah mampu mendongkrak elektabilitas PSI?
Tentu, ya. Bahkan pernah disurvei ada peningkatan, ya. Ini hitungannya baru tiga provinsi yang baru dikunjungi. Nanti kalau sudah 20 provinsi, semakin kelihatan itu.
Dengan pengungkapan secara terbuka telah bergabung dengan PSI, apakah akan ada politisi parpol lain yang pindah ke PSI?
Masyarakat umum atau mereka yang sudah berada di parpol semakin yakin, ya. Selama ini mungkin sikap mereka mempertanyakan apakah betul atau tidak Pak Jokowi bergabung dengan PSI. Bahkan saya berani tanya sekarang, “Kok baru sekarang?”. Bahkan ada teman dekat saya, tanpa saya sebut siapa dan partainya apa, dia bilang siap bergabung.
Boleh disebut siapa yang ingin bergabung?
Baca juga : Menlu Sugiono Suarakan Palestina Merdeka
Pastinya memang banyak orang yang ingin bergabung dengan PSI.
Sejauh ini, apa yang menjadi tantangan PSI dalam meningkatkan elektabilitasnya?
Sekarang ini tujuan kami untuk lolos verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tentu partai lain lebih dimudahkan, khususnya bagi yang sudah berada di Senayan. Karena mereka tidak lagi berada di verifikasi faktual.
Selain itu, konsentrasi PSI saat ini hingga ke DPW sampai ke tingkat kecamatan guna mempersiapkan ujung tombak kita hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS). Itu yang sedang kita lakukan.
Elite parpol ramai membahas besaran ambang batas parlemen, apakah sikap Jokowi ini bertujuan agar aspirasi PSI diakomodasi oleh partai-partai lain yang pernah menjadi rekan di koalisinya?
Baca juga : Ini Strategi Suahasil Capai Ekonomi 6 Persen
Silakan masyarakat secara luas menyikapinya seperti apa. Kalau terkait dengan ambang batas, Pak Jokowi juga sudah menyatakan, ambang batas parlemen di angka 5–6 persen tidak masalah. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 29 September 2026 dengan judul "Setelah Umumkan Resmi Jadi Anggota, Apakah Faktor Jokowi Bakal Berdampak Ke Elektabilitas PSI? Bestari Barus: Pengaruh Jokowi Di PSI Sangat Besar"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.