Sebelumnya
Partai Gelora mengusulkan agar partai politik yang pernah menjadi peserta pemilu tidak perlu lagi menjalani verifikasi faktual, melainkan cukup mendaftar ulang dan menjalani verifikasi administrasi. Bagaimana pandangan Anda?
Bagi kami, prinsip verifikasi terhadap partai politik harus adil dan tidak boleh menghambat partisipasi rakyat dalam pemilu.
Kalau soal verifikasinya sendiri, bagaimana menurut Anda?
Baca juga : Rofi Munawar: Verifikasi Faktual Butuh Biaya Yang Cukup Besar
Bagi kami, sebaiknya verifikasi hanya diterapkan pada saat pembentukan partai politik. Setelah sebuah partai dinyatakan lolos dan mendapatkan badan hukum, partai tersebut berhak menjadi peserta pemilu. Itu alternatif pertama yang menurut kami paling baik dan demokratis.
Berarti menurut Anda verifikasi administrasi dan verifikasi faktual tetap diberlakukan?
Jika kepesertaan pemilu harus melalui persyaratan yang berat dan proses verifikasi kembali, maka proses tersebut harus dilakukan secara adil. Semua partai yang akan menjadi peserta Pemilu 2029 hendaknya diverifikasi dengan persyaratan dan mekanisme yang sama.
Baca juga : Komisi XII Sarankan Pemerintah Tinjau Komponen Pajak Avtur
Baik partai baru maupun partai lama?
Iya. Baik partai baru maupun partai yang sudah pernah mengikuti pemilu, baik yang memiliki kursi di Senayan maupun yang belum. Sebab, tidak ada jaminan bahwa struktur setiap partai masih sama seperti lima tahun sebelumnya.
Kalau alasan penghapusan verifikasi faktual bagi partai lama adalah untuk menghemat biaya, bagaimana tanggapan Anda?
Baca juga : Jenderal Sigit Siap Kawal Program Prioritas Prabowo
Kalau mau murah, tidak usah ada verifikasi. Verifikasi cukup dilakukan dalam proses pendirian partai, karena untuk menjadi partai politik saja persyaratannya sudah sangat berat. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 6 Oktober 2026 dengan judul "Untuk Hemat Anggaran & Lebih Efi sien, Parpol Non Parlemen Usulkan Partai Peserta Pemilu Tanpa Verifikasi Faktual Yusuf Lakaseng: Verifi kasi Harus Adil, Tak Boleh Menghambat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.