BREAKING NEWS
 

Bamsoet Beri Apresiasi

UNPERBA Kerja Sama dengan Ditjen Pas Buka Kampus Reborn di Lapas Purwokerto

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 2 September 2024 13:03 WIB
Ketua MPR sekaligus pendiri UNPERBA Bambang Soesatyo (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kemenkumham membuka Kampus Reborn di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Purwokerto. Kerja sama ini diapreasi Ketua MPR sekaligus pendiri UNPERBA Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Bamsoet menerangkan, kerja sama ini sebagai implementasi amanat konstitusi, bahwa pendidikan adalah hak bagi setiap warga negara. Karenanya, akses terhadap fasilitas pendidikan, termasuk pendidikan tinggi, harus dapat dijangkau oleh segenap lapisan masyarakat, tanpa terkecuali bagi para warga binaan Lapas. Kehadiran Kampus Reborn menegaskan prinsip, bahwa pada hakikatnya, pendidikan tidak boleh terbelenggu oleh batasan status, ruang, dan waktu.

Baca juga : Bamsoet Apresiasi 16 Tahun Perjalanan Politik Partai Gerindra

"Hadirnya Kampus Reborn juga akan memberi kesempatan kepada para warga binaan Lapas untuk meningkatkan kompetensi diri. Sehingga, ketika kembali kepada masyarakat, mereka telah memiliki bekal ilmu pengetahuan yang akan berguna bagi masa depan mereka," ujar Bamsoet, dalam Sidang Senat Terbuka Pelantikan Mahasiswa Baru UNPERBA Tahun Akademik 2024-2025, yang diikuti secara langsung oleh mahasiswa, di Kampus UNPERBA Purbalingga serta secara virtual oleh mahasiswa Kampus Reborn Lapas Purwokerto, Senin (2/9/2024).

Adsense

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, UNPERBA hadir agar semakin banyak generasi muda bangsa yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Khususnya di Kabupaten Purbalingga yang hingga tahun 2017, menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Tengah yang belum memiliki Perguruan Tinggi.

Baca juga : Bamsoet Apresiasi Gelaran A Night with d'Masiv di Parle Senayan Resto and Cafe

Sebagai kampus yang masih muda, lanjut Bamsoet, UNPERBA selalu mengupayakan perbaikan pada setiap aspek. Dalam waktu dekat, UNPERBA akan membangun asrama mahasiswa untuk membantu para mahasiswa yang berasal dari pelosok Purbalingga dan jauh dari kampus, ataupun mahasiswa yang berasal dari luar Purbalingga.

"UNPERBA juga akan memperbanyak program beasiswa, khususnya bagi mahasiswa yang kurang mampu, baik melalui pemerintah seperti Program Indonesia Pintar (PIP) maupun dari berbagai sumber pendanaan lainnya seperti CSR," jelas Bamsoet.

Baca juga : Bamsoet Apresiasi Kesuksesan Gelaran VW Fun Rally dan VW Gathering

Dosen tetap Pascasarjana Program Studi Doktor (S3) Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Universitas Trisakti, Universitas Jayabaya, dan Universitas Pertahanan (UNHAN) ini menerangkan, pada tahun 2018 sebelum kehadiran UNPERBA, skor IPM Kabupaten Purbalingga masih rendah, yaitu 67,72. Setelah UNPERBA mulai pembukaan kampus pada tahun 2019, skor IPM Kabupaten Purbalingga meningkat menjadi 68,97 pada 2020, dan terus meningkat secara berturut-turut pada tahun 2021 sebesar 69,14, tahun 2022 menjadi 69,54, dan tahun 2023 kembali meningkat di angka 70,51.

"Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi pembelajar, generasi pejuang, dan sebagai agen perubahan. Di pundak kalian terpikul amanah kebangsaan. Dari kedalaman pemikiran kalian, akan menentukan kualitas peradaban Indonesia di masa depan. Dari semangat juang kalian, akan menentukan sejauh apa capaian pembangunan. Dan dari karakter kalian, akan menentukan bagaimana nasib bangsa dipertaruhkan," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense