RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Trisakti melaksanakan Kuliah Usaha Mandiri Ilmu Terapan Teknologi (KMU-ITT) di Kampung Cibeureum, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kelompok 2 KUM-ITT didampingi Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Nurhayati. KUM-ITT diselenggarakan selama 7 hari (4-10 September 2024) dan berjalan dengan sukses dan lancar.
Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Universitas Trisakti mengirimkan 87 mahasiswa yang berasal dari 8 fakultas untuk mengikuti KUM-ITT di Kampung Cibereum. Sebanyak 18 mahasiswa berasal dari Fakultas Hukum, 35 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 3 mahasiswa Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, 1 mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Perencanaan, 9 mahasiswa Fakultas Teknologi Industri, 1 mahasiswa Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, 11 mahasiswa Fakultas Kedokteran, 9 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi.
Baca juga : Survei Median: Tiga Paslon Bersaing Ketat di Pilkada Bandung Barat
Nurhayati menuturkan, pelaksanaan kegiatan KUM-ITT di Kampung Cibereum terbagi menjadi 3 tema besar yaitu lingkungan, kesehatan, dan pendidikan. Kelompok dengan tema kesehatan menjalankan program kerja antara lain: penyuluhan pola asuh anak, penyuluhan pencegahan stunting dan pengecekan stunting, penyuluhan pola hidup sehat disertai dengan pengecekan kesehatan, dan sosialisasi serta praktik cara menggosok gigi dengan benar bagi anak-anak di Kampung Cibereum.
"Tujuan dari program kerja yang dilaksanakan adalah membangun Kampung Cibeureum, Desa Cibadak, Bogor, menjadi desa yang lebih sehat dengan sumber daya manusia yang berkualitas," ungkap Nurhayati, dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (4/11/2024).
Baca juga : Lewat Pemberdayaan BRI, Produk Kearifan Lokal Pisang Sale Mades Makin Berkembang
Nurhayati bersyukur, semua program kerja ini berjalan dengan baik, lancar, dan sukses. Warga memberikan respons positif dan antusias terhadap semua program kerja yang dilaksanakan. Antusias warga terlihat dari kehadiran masyarakat dalam setiap program kerja yang dilakukan mahasiswa. Selain itu, dilihat jelas dari senyum, tawa, canda, dan partisipasi warga.
“Senang dengan adanya kegiatan ini, sehingga warga dapat berkonsultasi dengan para mahasiswa tentang pola asuh anak dan pencegahan stunting. Karena warga di sini kurang edukasi tentang masalah tersebut dan asupan gizi yang baik,” ucap Yanah, salah satu warga di Kampung Cibeureum.
Baca juga : PT Indra Karya Dukung Program Pertanian dan Wisata di Desa Seda, Kuningan
Ketua Tim Kelompok Kesehatan, Hizbu, senang bisa menerapkan ilmu yang didapatkan di kampus untuk membantu warga Desa Cibadak. “Sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat,” ujarnya.
Luaran yang dihasilkan mahasiswa Trisakti dalam kegiatan ini antara lain berupa laporan akhir kegiatan, Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) hak cipta, dan video selama pelaksanaan KUM-ITT. Seluruh rangkaian program kerja ini dapat mencapai keberhasilan berkat adanya dukungan dan partisipasi warga Desa Cibadak, terutama Kampung Cibereum, seluruh perangkat Desa, serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.